sbmptn 2019

Semester 1 untuk kelas 12 segera berakhir. Setelah ini , selain persiapan Ujian Nasional, kelas 12 akan semangat banged buat persiapan SBMPTN 2019

Apalagi dengan sistem baru, kamu yang anak kelas 12 sudah siap belum nih ?

( Ada perbedaan sistem lho di SBMPTN 2019 nanti, sudah tahu belum ? Baca disini kalau belum ya )

Nah, untuk membantu persiapan kamu, Salman mau beri kamu beberapa wawasan soal SBMPTN tahun 2018 nih

1. Uniknya sistem penilaian SBMPTN 2018

Mungkin kamu pun tahu sistem penilaian SBMPTN selama ini

  • Menjawab soal benar, poinnya 4
  • Salah jawaban minus 1
  • Tidak menjawab tidak dapat poin alias 0

Kemudian nilai akhir diakumulasi dan diformulasikan berdasarkan jumpah point yang terkumpul. Lebih kurang begitu

Nah, sistem penilaian SBMPTN 2018 itu unik lho

Bagaimana perbedaan sistem penilaian kali ini ???

  1. Pada setiap soal akan diberikan informasi / petunjuk tentang cara menajwab soal
  2. Penilaian tidak lagi berdasarkan soal benar bernilai 4 dan soal salah akan dikurangi 1 point
  3. Penilaian akan dilakukan berdasarkan hasil jawaban dari seluruh peserta ujian SBMPTN 2018
  4. Nilai akhir akan memperhitungkan jumlah soal yang bisa dijawab dan kategori soal tersebut. Apakah sulit, sedang atau mudah
  5. Berdasarkan perhitungan tersebut diatas, maka peserta yang menjawab jumlah soal yang sama dengan peserta lain, misal sama – sama menjawab 10 soal benar untuk Biologi, belum tentu akan mendapatkan nilai akhir yang sama
  6. Maksudnya, tergantung itu tadi, seberapa banyak soal sulit, menengah dan mudah yang bisa dijawab

2. Ini dia 5 kampus paling favorit di SBMPTN 2018

Informasi resmi dari Panitia Pusat SBMPTN 2018 ada lima perguruan tinggi negeri yang paling diminati peserta SBMPTN 2018.

Di posisi pertama adalah Universitas Indonesia (UI) yang dipilih oleh 52.591 peserta.

Sementara itu di posisi kedua, Universitas Gadjah Mada dipilih leh 46.095 peserta

Universitas Padjajaran berada di posisi tiga. diminati oleh 44.138 peserta

Posisi empat ditempati oleh Universitas Brawijaya dengan jumlah peminat 36.468 peserta

Sementara itu di posisi terakhir lima besar ditempati oleh Universitas Hasanuddin yang diminati oleh 35.253 peserta.

 3. 10 provinsi dengan nilai rerata diterima tertinggi di SBMPTN 2018. 

Data ini sering dilewatkan, padahal ya, dengan data ini, kamu bisa tahu seberapa ketat persaingan di provinsi mu

Ketahui yuk provinsi mana saja yang ketat persaingannya

Untuk bidang Saintek:

  1. D.I Yogyakarta dengan nilai rerata 612,27
  2. DKI Jakarta dengan nilai rerata 608,60
  3. Banten dengan nilai rerata 595,90
  4. Jawa Tengah dengan nilai rerata 592,43
  5. Jawa Barat dengan nilai rerata 590,58
  6. Jawa Timur dengan nilai rerata 580,12
  7. Lampung dengan nilai rerata 561, 88
  8. Sumatera Selatan dengan nilai rerata 561,38
  9. Sumatera Selatan dengan nilai rerata 553,32
  10. Riau dengan nilai rerata 548,84

Untuk bidang Soshum:

  1. D.I Yogyakarta dengan nilai rerata 596,11
  2. DKI Jakarta dengan nilai rerata 595,24
  3. Jawa Tengah dengan nilai rerata 583,30
  4. Banten dengan nilai rerata 576,20
  5. Jawa Timur dengan nilai rerata573,45
  6. Jawa Barat dengan nilai rerata 568,31
  7. Lampung dengan nilai rerata 553,71
  8. Sumatera Selatan dengan nilai rerata 542,04
  9. Kalimantan Selatan dengan nilai rerata 540,19
  10. NTB dengan nilai rerata 538,58.

4. 10 kampus dengan nilai tertinggi

Setelah provinsi dengan nilai tertinggi, yuk tahu juga soal kampus pilihan peserta SBMPTN dengan nilai tertinggi

Saintek:

  1. ITB dengan nilai rerata 659,25
  2. UI dengan nilai rerata 638,39
  3. UGM dengan nilai rerata 632,79
  4. ITS dengan nilai rerata623,50
  5. UNAIR dengan nilai rerata 610,89
  6. IPB dengan nilai rerata 610,09
  7. UNDIP dengan nilai rerata 608,69
  8. UNS dengan nilai rerata 606,69
  9. UNPAD dengan nilai rerata 605,68
  10. UPNV Jakarta (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta) dengan nilai rerata 599,99

Soshum:

  1. ITB dengan nilai rerata 648,33
  2. UGM dengan nilai rerata 648,08
  3. UI dengan nilai rerata 643,47
  4. ITS dengan nilai rerata 623,60
  5. UNAIR dengan nilai rerata 620,13
  6. UNDIP dengan nilai rerata 619, 87
  7. UNPAD dengan nilai rerata 613,60
  8. UB (Universitas Brawijaya) dengan nilai rerata 613,60
  9. UPNV Jakarta dengan nilai rerata 608,59
  10. UNS dengan nilai rerata 602,80

Gimana gimana ? Kampus impian mu ada di peringkat berapa ?

Kalau sudah makin paham bahwa SBMPTN itu susah, belajar dong. Latihan soal. Atau ikut program – program intensif kaya ini

 

5. Jurusan apa saja ya yang jadi favorit di SBMPTN 2018 ??

Berdasarkan rilis resmi panitia SBMPTN 2018, ada tiga program studi (prodi) yang menjadi favorit peserta, yakni kedokteran, ilmu kesehatan masyarakat, serta teknik sipil.

 Wah, apakah salah satunya adalah jurusan impian kamu ??

Ketiga jurusan tersebut memiliki tingkat persaingan sangat tinggi, terutama jika dilihat dari 4 Perguruan Tinggi Negeri favorit

  1. Universitas Indonesia (UI)
  2. Universitas Gadjah Mada (UGM)
  3. Institut Teknologi Bandung (ITB)
  4. dan Universitas Diponegoro (Undip)

Yuk kita ulas satu persatu, pertama dari Saintek yaa

Universitas Indonesia:

  • Pendidikan kedokteran : Jumlah kursi 126, peminat 4.041 orang
  • Ilmu Kesehatan Masyarakat : Jumlah kursi 105, jumlah peminat 2.413 orang
  • Sistem Informasi : Jumlah kursi 91, jumlah peminat 2.254 orang

 Universitas Gadjah Mada 

  • Pendidikan kedokteran : Jumlah kursi 70, peminat 3.777 orang
  • Farmasi : Jumlah kursi 96, jumlah peminat 2.917 orang
  • Teknik Sipil : Jumlah kursi 66, jumlah peminat 2.565 orang

Institut Teknologi Bandung

  • Teknik Elektro & Informatika : Jumlah kursi 168, peminat 4.215 orang
  • Teknik Mesin & Dirgantara : Jumlah kursi 120, jumlah peminat 3.043 orang
  • Teknik Pertambandan & Perminyakan : Jumlah kursi 132, jumlah peminat 2.889 orang

Universitas Diponegoro

  • Pendidikan kedokteran : Jumlah kursi 86, peminat 3.647 orang
  • Ilmu Kesehatan Masyarakat : Jumlah kursi 58, jumlah peminat 2.906 orang
  • Teknik Sipil : Jumlah kursi 70, jumlah peminat 2.774 orang

Kamu bisa melihat langsung data prodi, ketersediaan kursi, dan jumlah peminat melalui laman resmi SBMPTN.

Bagaimana dengan Soshum ?

Ilmu Hukum, Manajemen dan Psikologi adalah prodi yang memiliki tingkat persaingan sangat tinggi.

Universitas Diponegoro

  • Ilmu  Hukum : Jumlah kursi 86, peminat 3.647 orang
  • Manajemen : Jumlah kursi 105, jumlah peminat 3.447 orang
  • Psikologi : Jumlah kursi 85, jumlah peminat 2.776 orang

Universitas Gadjah Mada

  • Ilmu Hukum : Jumlah kursi 124, peminat 3.584 orang
  • Psikologi : Jumlah kursi 96, jumlah peminat 3.457 orang
  • Manajemen : Jumlah kursi 52, jumlah peminat 3.045 orang

Universitas Indonesia

  • Ilmu Hukum : Jumlah kursi 175, peminat 4.297 orang
  • Manajemen : Jumlah kursi 136, jumlah peminat 4.159 orang
  • Psikologi : Jumlah kursi 140, jumlah peminat 3.843 orang

Dicatat ya data – data ini. Selamat mempersiapkan diri !

Bonus : Sebenarnya berapa jumlah peminat dan yang diterima di SBMPTN dari tahun ke tahun ?

SBMPTN adalah salah satu jalur kamu bisa menjadi mahasiswa di kampus dan jurusan impianmu. Karena adanya pengurangan kuota SNMPTN, maka SBMPTN pun bertambah kuotanya

Bagaimana ya tren kenaikan peserta dari tahun ke tahun ??

  • Tahun 2013, jumlah peserta 585.789, 109.853 orang (18,7 % )
  • Tahun 2014, jumlah peserta 664.509, diterima 104.682 orang (15,75 %)
  • Tahun 2015, jumlah peserta 693.185 , diterima 115.788 orang (16,70 %)
  • Tahun 2016, jumlah peserta 721.326, diterima 126.804 orang (17,57%)
  • Tahun 2017, jumlah peserta 797.738, diterima 148.066 orang (14,36%)
  • Tahun 2018, jumlah peserta 860.001 orang, diterima 165.831 orang (19,28%)

Kalau dilihat dari trennya, peserta selalu naik jumlahnya 9-10 % nih. Berarti diperkirakan pada tahun 2019, jumlah peserta bisa mencapai 946.000 orang !

Wah, banyak ya. Hampir satu juga lho. Ini tantangan buat kamu nih. Makanya, jangan lupa belajar dan memersiapkan diri dari sekarang ya !

Semoga artikel ini bermanfaat buat membantu persiapan kamu

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial

Share informasi ini ke teman - teman yuk