Raih Sukses Besar Dengan Punya Hal – Hal Kecil

Raih Sukses Besar Dengan Punya Hal – Hal Kecil

Impian besar, keinginan ini itu, tapi kebanyakan kita ternyata tidak pernah benar – benar bisa mencapainya.

  • Mau nonton boy band idola di panggung, tapi gamau nabung.
  • Banyak yang mau lulus ke PTN atau kedinasan favorit, tapi gamau belajar.
  • Banyak yang mau jadi juara di olimpiade, tapi ga pernah daftar kompetisi ( ini mah kebangetan, haha )

Padahal ya, untuk bisa mewujudkan impian besar itu, jangan – jangan kita sudah punya modal pentingnya.

Seperti pepatah terkenal yang mungkin kamu pernah dengar :

Roma tidak dibangun dalam sehari

Begitulah hal yang ingin kamu tuju, tidak dicapai dalam waktu sehari. Mungkin juga tidak seminggu atau sebulan. Sanggup gak nih ?

Kamu mulai kumpulkan dulu hal – hal kecil yang kamu punya. Iya, kamu punya kok.

1. Punya Masa Depan

Lho kok punya masa depan ? Kan belum terjadi ?

Memang, tapi kamu sudah tau kan masa depan seperti apa yang sedang kamu tuju. Setidaknya, yang kamu mau.

  • Mau lulus ke PTN atau kedinasan favorit ?
  • Sukses di Cambridge Examination ?
  • Jadi juara KSN ?
  • Nilai 1.500 di SAT?

Tentunya ada hal – hal tersebut yang sudah kamu simpan kan ?

Simpan dan jaga dia baik – baik. Karena dia harus kamu jaga setiap hari.

2. Punya Masa Lalu

Setelah masa depan kamu miliki, sekarang saatnya menguasai masa lalu.

Di tujuan yang kamu tetapkan itu, pasti ada dong silabusnya misal? Atau soal – soal terdahulunya ?

Hal – hal itu penting banged kamu miliki secepatnya. Jadi, kamu punya panduan dari apa yang sudah pernah terjadi.

Apalagi kalau kamu juga punya sumber dari orang – orang yang sudah sukses sebelumnya. Wah klop !

Tapi, menemukan narasumber juga harus bijak ya. Ada narasumber yang cenderung berbohong soal suksesnya.

Misal, bilang tidak belajar tapi bisa lulus ke PTN. Atau hidup susah buat memulai bisnisnya yang besar.

3. Punya Masa Kini

Setelah keduanya, tentu kamu harus fokus pada keadaan sekarang.

Yang pertama, coba atur bagaimana kamu punya jadwal belajar yang bisa dijalani. Kenapa perlu ditekankan pada yang bisa dijalani ?

Soalnya banyak juga orang terlalu ambis, sampai nyusun jadwal belajar sampai 4 jam sehari. Tapi, ditengah tengah nyerah. Kecapekan, jenuh, burn out, akhirnya berhenti tengah jalan.

2 jam yang bisa kamu patuhi jalani akan jauh lebih baik daripada 4 jam yang terus kamu bohongi…

Tapi ya, lebih bagus lagi kalau memang bisa belajar 4 jam fokus, nyaman dan intensif sih. hehe.

Kemudian, kamu juga perlu mulai atau mengumpulkan catatan. Karena, ini akan jadi media yang sangat ampuh untuk sukses kamu belajar.

Kalau kamu belum punya, segera susun dari sekarang ya. Atau misalnya sudah mepet banged, apakah ada teman yang bisa meminjami mu ?

Tapi, jangan kebiasaan ya. Tentunya lebih efektif kalau itu adalah catatan kamu sendiri.

Selanjutnya, kamu perlu punya kebiasaan rutin:

  • Latihan soal
  • Diskusi
  • Les
  • hingga try out

Berapa soal yang ingin coba kamu kerjakan setiap harinya ?

Berapa kali try out dalam sebulan ?

Bimbel seperti apa yang kamu pilih ? Apakah belajarnya bisa intensif ?

Kalau kebiasaan – kebiasaan ini sudah terlaksana dengan baik, Insya Allah jalan kamu akan semakin lancar.

1 kelas 1 murid 1 tutor

Nyaman Belajar Bareng SALMAN

Untuk bimbingan persiapan ujian sekolah, UTBK, Kedinasan, Ujian Mandiri, KSN, Cambridge, & Kelas Internasional (IUP/KKI)

Download brosur program

Pelajari dulu sebelum mendaftar program

4. Punya rasa sayang

Impian kamu itu, penting atau ngga ? Namanya impian, harusnya sih penting ya. Gatau kalau mas Anang.

Justru karena betapa pentingnya hal tersebut, kamu harus punya rasa sayang.

Kamu harus sabar sama dia. Jalani prosesnya. Terima dia apa adanya.

Kamu kan yang memilih untuk bersamanya toh ?

Kalau kamu menyayanginya, menjaganya dengan baik, dia pun akan membalas perlakuan kamu dengan setimpal.

Insya Allah, hasil tidak akan mengkhianati usaha.

5. Punya rasa malu

Bagaimana jika bukan dia yang berkhianat tapi dirimu ?

Harusnya kamu malu sih. Malu pada keadaan mu yang sekarang. Yang tidak bisa setia. Tidak bisa jujur.

Kamu juga malu pada dirimu dimasa mendatang. Seharusnya dia bisa sukses dengan impiannya.

Tapi, dia gagal karena dirinya dimasa lalu, kamu, tidak bisa untuk sekedar bersabar dan setia pada proses.

Tidakkah masa depan yang indah dalam bayangan mu itu layak diperjuangkan ?

Atau kamu menyerah karena merasa dirimu lah yang tidak layak ?

Kamu adalah produk dari pikiran mu. Hati – hati lho.

Jaga lah diri mu yang sekarang, karena di masa depan, individu rupawan ini akan punya masa depan yang begitu indah.

Begitu indahnya masa itu, dalam suatu hari kamu merasa luar biasa bahagia, tidak terperi, karena tau apa yang kamu capai hari itu benar – benar kamu perjuangkan setiap hari. Sedemikian lamanya.

Duhai para pejuang, selamat mencintai proses kamu. Selamat bersenang – senang ya !

( Ada infografis artikel ini yang bisa kamu download di bawah)

Sebaran Materi Untuk TPS, Saintek & Soshum UTBK ? Yuk Cari Tahu Disini

Sebaran Materi Untuk TPS, Saintek & Soshum UTBK ? Yuk Cari Tahu Disini

Bagi siapa saja yang memang mengidamkan untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur SBMPTN pasti telah siap menghadapi gelaran UTBK. Tak seperti UTBK di tahun 2020 yang cuma mengujikan TPS, UTBK di tahun 2021 memiliki dua jenis tes berbeda yang patut diikuti.

Selain Tes Potensi Skolastik, UTBK 2021 dan mungkin UTBK 2022 mengujikan juga Tes Kompetensi Akademik Saintek / Soshum.

Kali ini, kita akan membahas berbagai hal tentang persebaran materi UTBK dari tahun ke tahun sehingga kamu bisa lebih siap dalam menghadapi UTBK SBMPTN 2021 ini. Adapun persebaran materi yang dimaksud adalah materi yang memang kerap keluar dalam UTBK.

Apakah pasti keluar ? Tentu saja itu adalah kewenangan panitia ya. Tapi, kamu bisa menjadikan ulasan persebaran materi UTBK ini sebagai patokan atau acuan dalam menentukan materi apa yang paling penting untuk dikuasai.

Kamu harus persiapan, apakah dengan latihan soal, perbanyak ikut try out atau bimbel.

Persebaran materi untuk TPS UTBK

Pada dasarnya, TPS UTBK adalah jenis tes yang sengaja dibuat untuk mengukur kemampuan kognitif peserta dalam melakukan penalaran dan memahami suatu hal tertentu.

Materi soal TPS ini bakal dibagi menjadi empat sub tes. Di antaranya adalah penalaran umum, pengetahuan dan pemahaman umum, pengetahuan kuantitatif, dan juga pemahaman bacaan dan menulis.

Setiap materi sub tes yang dimaksud tentu memiliki tujuan pengukuran yang berbeda. Contohnya, materi pengetahuan kuantitatif bertujuan untuk mengukur pemahaman konsep logika matematika, kemampuan berbahasa Indonesia, dan pemahaman bacaan serta menulis.

Adapun persebaran materi dari Tes Potensi Skolastik atau TPS di tiap sub tes berdasarkan rata-rata kemunculan jumlah SBMPTN dari tahun ke tahun adalah sebagai berikut:

Penalaran umum

Materi yang kerap muncul dalam UTBK pada sub tes TPS penalaran umum di antaranya berupa simpulan paragraf yang memiliki total kemunculan hingga enam soal hampir di setiap tahunnya.

Ada juga materi tentang pemahaman visual yang berjumlah sekitar empat soal. Kemudian, materi pernyataan benar atau salah dari suatu paragraf sebanyak tiga soal dan penalaran logis sebanyak dua soal.

Pemahaman bacaan dan menulis

Diketahui, materi soal pemahaman bacaan dan menulis atau PBM memiliki rata-rata kemunculan sebanyak satu soal.

Materi ini kemudian terbagi menjadi simpulan, imbuhan, penulisan kata atau frasa, kelogisan kalimat, penulisan judul, kalimat yang tidak diperlukan, penggabungan kalimat, hingga gagasan pokok.

Sementara materi seperti halnya konjungsi, kalimat efektif, dan kelogisan kata sebanyak dua soal. Tak ketinggalan pula materi kemungkinan kalimat jadi soal PBM yang paling sering muncul, yaitu sebanyak tiga soal.

Pengetahuan kuantitatif

Adapun materi Pengetahuan Kuantitatif atau PK yang kerap muncul dalam UTBK adalah peluang, himpunan, kaidah pencacahan, pola bilangan, persamaan garis, fungsi, dan persamaan kuadrat.

Sementara untuk materi statistik, aritmetika, operasi bilangan, garis dan sudut, serta aljabar memiliki rata-rata sebanyak dua soal. Lain halnya dengan materi bangun datar yang memiliki jumlah sekitar tiga soal.

Pengetahuan dan pemahaman umum

Persebaran materi UTBK untuk Tes Potensi Skolastik Pengetahuan dan Pemahaman Umum atau PPU ini biasanya sebanyak satu soal di tiap materi.

Cakupan materi PPU yang cukup sering muncul di antaranya adalah kata rujukan, makna kata/frasa, sikap penulis, hubungan antar paragraf, bagian rumpang, antonim, dan kalimat bermakna sama.

Bukan itu saja, pertanyaan terkait fungsi paragraf, topik yang dibahas, dan persamaan masalah pun kerap muncul dalam UTBK TPS di tahun sebelumnya.

Bahasa Inggris

Perlu kamu ketahui, bahwa sebagian soal pada Tes Potensi Skolastik UTBK akan disajikan dalam bahasa Inggris.

Adapun cakupan materi bahasa Inggris yang kerap muncul pada UTBK SBMPTN di antaranya adalah word replacement, main idea and topic, author’s attitude and writing organization, purpose of the text, dan yang terakhir adalah finding detailed information.

Rata-rata jumlah kemunculan soal tersebut di setiap tahunnya sebanyak satu hingga dua soal per materi.

Bimbel Sukses UTBK

Persebaran materi untuk Saintek UTBK

Tak seperti persebaran materi Tes Potensi Skolastik yang datanya diambil dari tahun 2014 hingga 2019 ( sebelumnya masuk materi Tes Komptensi Dasar dan/atau Tes Potensi Akademis), data persebaran untuk materi Tes Kompetensi Akademik UTBK ini hanya berdasaran pada total kemunculan soal di tahun 2013 hingga 2018 saja.

Pasalnya, Tes Kompetensi Akademik di tahun 2020  dihapus dari sistem UTBK dan baru muncul lagi pada tahun 2021. Jadi, kamu harus mempersiapkan diri sebaik mungkin, seperti tips dari teman kita ini

Berikut beberapa di antaranya.

Kimia

Bisa dibilang, cakupan materi kimia memiliki jumlah kemunculan paling banyak dalam SBMPTN. Beberapa di antaranya

  • larutan,
  • kimia organik,
  • stoikiometri, dan

Struktur atom. Sementara materi yang memiliki jumlah soal sedang adalah

  • termokimia,
  • ikatan kimia,
  • elektrokimia, dan
  • kesetimbangan kimia.

Untuk materi seperti hidrokarbon dan minyak bumi, struktur lajur reaksi, kimia lingkungan, dan radioaktif jadi materi dengan jumlah soal paling sedikit yakni sekitar satu hingga dua soal saja.

Fisika

Apabila dibandingkan dengan materi UTBK Saintek lain, Fisika termasuk memiliki cakupan materi yang lebih banyak. Di antaranya meliputi soal

  • elektromagnetik,
  • listrik dinamis,
  • gerak lurus, dinamika paralel,
  • usaha dan energi.

Kemudian, ada juga soal

  • fluida,
  • gerak harmonik,
  • gelombang, suhu dan kalor, serta
  • termodinamika.

Untuk jumlah soal yang masuk dalam kategori sedang memuat materi berupa

  • elastisitas,
  • optika geometri,
  • fisika kuantum,
  • listrik statis,
  • listrik bolak-balik,
  • optika fisis, impuls dan momentum

Sementara materi fisika yang memiliki jumlah soal paling sedikit atau bahkan tak pernah muncul sama sekali adalah

  • dinamika rotasi
  • hukum Newton dan gravitasi,
  • gerak melingkar beraturan,
  • satuan, vektor,
  • besaran, dan
  • kinematika.

Biologi

Bicara soal persebaran materi biologi, maka akan diurutkan dari soal yang paling sering keluar yaitu materi

  • struktur dan fungsi tumbuhan,
  • sel,
  • struktur dan fungsi hewan,
  • ekologi,
  • genetika dan
  • mutasi.
  • klasifikasi makhluk hidup,
  • evolusi, dan
  • bioteknologi.

Sementara materi yang bicara soal

  • pertumbuhan dan perkembangan,
  • hereditas manusia, serta
  • keanekaragaman makhluk hidup

jadi materi yang paling jarang muncul pada tes UTBK.

Matematika

Untuk materi UTBK matematika yang paling sering muncul di antaranya adalah

  • turunan,
  • fungsi kuadrat,
  • persamaan kuadrat,
  • integral,
  • trigonometri, dan peluang.

Sementara soal yang muncul dalam jumlah sedang di antaranya adalah

  • persamaan lingkaran dan garis,
  • baris dan deret,
  • limit,
  • pertidaksamaan,
  • eksponen,
  • logaritma, dan
  • vektor.

Ada pula soal yang paling jarang muncul saat UTBK adalah materi

  • fungsi rasional,
  • matriks,
  • fungsi komposisi dan invers, serta
  • irisan kerucut.

Persebaran materi untuk Soshum UTBK

Pada tahum 2021, materi Soshum untuk tes UTBK SBMPTN kembali lagi lho.

Dengan demikian, selain belajar TPS, kamu jadi perlu mempelajari empat mata pelajaran, yakni ekonomi, sejarah, geografi, dan sosiologi.

Berikut data persebaran untuk materi empat mata pelajaran terkait di UTBK.

Sejarah

Ada beberapa materi sejarah yang memang biasanya diujikan saat tes UTBK berlangsung. Materi ini juga memiliki frekuensi soal yang bisa dikatakan sering muncul, seperti

  • politik etis,
  • orde baru dan reformasi,
  • kerajaan Hindu-Buddha, dan
  • pergerakan nasional.

Bahkan, ada pula soal yang membahas tentang sejarah kemerdekaan Indonesia, demokrasi terpimpin maupun liberal, hingga sejarah dunia.

Selain itu, materi soal Perang Dunia I dan II juga sempat beberapa kali muncul pada SBMPTN tahun 2014-2017 silam sebanyak satu sampai dua soal.

Sosiologi

Adapun materi sosiologi yang sering muncul dengan kategori persebaran soal cukup melimpah saat UTBK SBMPTN adalah

  • konflik dan integrasi sosial,
  • interaksi sosial,
  • kelompok sosial dan
  • masyarakat multikultural,
  • nilai dan norma sosial.

Ada juga perilaku menyimpang dan pengendalian sosial, stratifikasi sosial, diferensiasi, hingga struktur.

Sementara materi yang kemunculan soalnya terbilang sedikit di antaranya adalah

  • mobilitas sosial,
  • modernisasi dan globalisasi,

penelitian sosial, dan hakikat ilmu sosiologi. Akan tetapi, soal materi tersebut tetap berpotensi muncul dalam UTBK mendatang.

Ekonomi

Rasanya, hampir semua materi ekonomi selalu muncul dalam tiap tes UTBK.

Akan tetapi, materi yang memiliki jumlah soal paling banyak muncul adalah materi tentang

  • badan usaha dan ketenagakerjaan,
  • ilmu ekonomi,
  • permintaan dan penawaran,hingga

siklus akuntansi. Sedangkan materi lain, seperti kebijakan moneter, uang, perbankan, bentuk dan jenis pasar, perpajakan, inflasi, APBD dan APBN turut berpotensi diujikan meski jumlah soalnya lebih sedikit.

Geografi

Geografi yang memiliki materi dengan jumlah soal paling banyak muncul saat SBMPTN, di antaranya adalah soal tentang

  • atmosfer, litosfer, hidrosfer,
  • pengelolaan sumber daya alam,
  • interaksi antar desa kota, hingga

penginderaan jauh. Sedangkan materi geografi lainnya seperti biosfer, antroposfer, pembangunan berkelanjutan, konsep wilayah dan tata ruang, sekaligus mitigasi bencana alam termasuk dalam kategori materi berjumlah soal lebih sedikit.

Sekali lagi, tentu bagaimana dan seperti apa nanti tes UTBK hanya bisa ditentukan oleh panitia pelaksana.

Kamu hanya bisa berikhtiar sebaik – baiknya untuk mencapai impian kamu, kuliah di jurusan impian di PTN.

Persiapkan Dirimu Sebaik Mungkin !

Bimbel karantina UTBK intensif 1 kelas 1 – 3 orang peserta maksimal.