Informasi SPMB PKN STAN 2019

Informasi SPMB PKN STAN 2019

SPMB PKN STAN 2019

Alhamdulillah. Penantian kamu usai sudah

Sekolah Tinggi Akuntansi Negara ( STAN ) sudah merilis informasi resmi terkait penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2019 ini. Semangat. Semangat !

Jangan mudah percaya kabar bohong ya. Apalagi bila ada yang menjanjikan kelulusan kepada kamu dengan keharusan membayar sejumlah uang

Berikut informasi resminya, langsung dari website PKN STAN

 

A. KRITERIA PESERTA SPMB PKN STAN 2019

Kebutuhan dari tiap-tiap Spesialisasi diperuntukkan bagi peserta dengan kriteria:

1. Program Regular adalah program penerimaan mahasiswa baru dari seluruh wilayah di Indonesia yang ditujukan untuk mengisi formasi pegawai Kementerian Keuangan dan Instansi Pemerintah lainnya

2. Program Afirmasi adalah program penerimaan mahasiswa baru yang dikhususkan untuk putra-putri dari Papua (Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat), Provinsi Maluku, Provinsi Maluku Utara, dan Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk mengisi formasi pegawal Kementerian Keuangan pada unit kerja di wilayah tersebut

 

B. SYARAT-SYARAT PENDAFTARAN SPMB PKN STAN 2019

1. Lulusan (tahun 2018 dan sebelumnya) atau calon lulusan (tahun 2019) sekolah menengah atas atau yang sederajat.

2. Persyaratan nilai (bukan hasil pembulatan) bagi pendaftar

a. lulusan tahun 2018 dan sebelumnya, memiliki rata-rata nilai ujian pada ijazah tidak
kurang dari 70,00 dengan skala 100,00; atau

b. calon lulusan tahun 2019, memiliki nilai rata-rata rapor untuk komponen pengetahuan pada 5 semester (semester gasal dan genap untuk kelas X dan XI serta semester gasal kelas XII) tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00 atau 2.80 dengan skala 4,00, dengan ketentuan pada saat pendaftaran ulang yang bersangkutan telah dinyatakan lulus dan memiliki rata-rata nilai ujian pada ijazah tidak kurang dari 70,00 dengan skala 100,00.

3. Usia maksimal pada tanggal 1 September 2019 adalah 20 tahun, dalam pengertian calon peserta yang lahir sebelum tanggal 1 September 1999 tidak diperkenankan untuk mendaftar- Usia minimal pada tanggal 1 September 2019 adalah 17 tahun bagi peserta yang memilih Spesialisasi Diploma I dan 15 tahun bagi peserta yang memilih Spesialisasi Diploma III.

4. Sehat jasmani dan kejiwaan dan bebas dari napza (narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya). Kriteria sehat jasmani adalah

a. mampu melihat, mendengar, dan berbicara dengan baik;

b. mampu melakukan tugas seperti menganalisis, mengetik, menyampaikan buah pikiran, dan berdiskusi; dan

c. mampu bergerak tanpa menggunakan alat bantu.

5. Belum menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama mengikuti pendidikan.

6. Khusus Spesialisasi Diploma I dan Diploma III Kepabeanan dan Cukai ditambahkan syarat sebagai berikut:

a. jenis kelamin dan tinggi badan;

1) Spesialisasi Diploma I

– Laki-laki tinggi badan minimal 165 cm;

– Perempuan tinggi badan minimal 155 cm;

2) Spesialisasi Diploma III

a. Berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi badan minimal 165 cm;

b. tidak cacat badan;

c. tidak buta warna; dan

d. untuk pengguna kacamata/lensa kontak minus (rabun jauh) dan/atau plus (rabun dekat) dan/atau silindris dapat diberikan toleransi maksimal ukuran 2 dioptri.

7. Khusus Program Afirmasi ditambahkan syarat sebagai berikut:

a. telah menyelesaikan SD atau yang sederajat, SMP/SLTP atau yang sederajat, dan SMA/SLTA atau yang sederajat di provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur; dan

b. memiliki garis keturunan orang tua (ayah atau ibu kandung) asli provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur.

8. Menyetor biaya pendaftaran sebesar Rp300.000,00 (tiga ratus ribu rupiah). Biaya tersebut sudah termasuk biaya pelaksanaan Seleksi Kemampuan Dasar berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Badan Kepegawaian Negara.

9. Pendaftar tidak pernah dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru PKN STAN atau Sekolah Tinggi Akuntansi Negara pada tahun-tahun sebelumnya.

C. TATA CARA PENDAFTARAN SPMB PKN STAN 2019

1. Tahapan pendaftaran

a. Registrasi peserta melalui portal resmi berikut pada tanggal 9-30 April 2019 terdiri dari tahapan sebagai berikut:

1) memilih menu Sistem Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Melalui Pendidikan Kedinasan;

2) mendaftarkan diri dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK) untuk mendapatkan akun dan password yang akan digunakan untuk login]

3) login menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan;

4) memilih sekolah kedinasan PKN STAN, melengkapi biodata, dan mengunggah dokumen yang diperlukan. Khusus untuk calon peserta program afirmasi mengunggah tambahan dokumen sebagaimana dimaksud pada angka 2;

5) mengecek resume dan mencetak bukti pendaftaran;

6) logout dari portal http://sscasn.bkn.go.id untuk melanjutkan proses berikutnya melalui portal http://spmb.pknstan.ac.id. Peserta hanya boleh mendaftar di satu sekolah kedinasan pada Kementerian/Lembaga dan apabila pelamar diketahui mendaftar lebih dari satu sekolah kedinasan pada Kementerian/Lembaga, maka yang bersangkutan dinyatakan gugur.

b. Pengisian formulir pendaftaran online (e-registration) melalui portal http://spmb.pknstan.ac.id pada tanggal 9-30 April 2019 yang terdiri dari tahapan sebagai berikut:

1) login dengan menggunakan akun dan password yang didaftarkan pada portal http://sscasn.bkn.go.id;

2) mengisi data pilihan Spesialisasi;

3) mengisi data tambahan pada formulir pendaftaran online]

4) mengunci data dan mendapatkan kode billing berupa Mandiri Virtual Account (MVA); dan

5) menyetor biaya pendaftaran sesuai dengan ketentuan.

c. Setelah melakukan pembayaran, peserta mengunduh dan mencetak Kartu Ujian pada portal http://sscasn.bkn.go.id. Kartu Ujian dapat diunduh dan dicetak satu hari setelah calon peserta menyetor biaya pendaftaran.

2. Calon peserta Program Afirmasi mengunggah tambahan dokumen pada portal http://sscasn.bkn.go.id sebagai berikut:

a. Ijazah SD dan Ijazah SMP; dan

b. Akta Kelahiran peserta, KTP ayah atau ibu kandung, dan Kartu Keluarga atau Surat Keterangan Hubungan Keluarga dari Kelurahan/Kepala Desa.

3. Calon peserta melakukan pembayaran dengan ketentuan sebagai berikut:

a. periode pembayaran adalah 9-30 April 2019;

b. pembayaran dilakukan melalui Bank Mandiri, dengan cara setoran tunai, ATM, m-banking, atau internet banking dengan menggunakan MVA (perhatikan tata cara pembayaran pada situs http://spmb.pknstan.ac.id);

c. sebelum melakukan pembayaran, calon peserta harus memastikan dirinya telah memenuhi seluruh persyaratan sebagaimana tercantum dalam huruf B tentang Syarat- syarat Pendaftaran. Kesalahan yang terjadi pada saat melakukan penyetoran biaya pendaftaran di bank adalah tanggung jawab masing-masing peserta dan uang yang telah disetor tidak dapat diminta kembali dengan alasan apapun.

Panduan pendaftaran secara lengkap dapat dilihat pada situs nomor 1, nomor 2, dan nomor 3

D. TAHAPAN PELAKSANAAN UJIAN SPMB PKN STAN 2019

Ujian terdiri atas:

1. Ujian Tertulis

a. Ujian Tertulis dengan menggunakan computer assisted test (CAT) akan diselenggarakan pada tanggal 3-13 Juli 2019 di 30 lokasi sebagai berikut:

Jakarta Cimahi Balikpapan Banda Aceh Semarang Manado Medan Yogyakarta Palu Padang Surabaya Makassar Pekanbaru Malang  Ambon
Batam Denpasar Sorong Jambi Mataram Jayapura Bengkulu Kupang Tual Palembang Pontianak Ternate Bandar Lampung Banjarmasin Merauke

Ujian Tertulis terdiri atas:

1) Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) meliputi:

Tes Karakteristik Pribadi;

Tes Intelegensi Umum; dan

Tes Wawasan Kebangsaan.

2) Tes Potensi Akademik (TPA), dan

3) Tes Bahasa Inggris (TBI).

Peserta dinyatakan lulus Ujian Tertulis apabila:

1) memenuhi nilai ambang batas SKD sesuai ketentuan yang berlaku;

2) memenuhi nilai ambang batas TPA (67) dan TBI (30);

3) peserta berada di peringkat yang sesuai dengan jumlah kebutuhan yang tersedia.

Pemeringkatan hasil ujian tertulis sebagaimana dimaksud pada huruf c angka 3) dilakukan berdasarkan:

1) nilai total yang merupakan penjumlahan dari nilai TPA dan TBI;

2) apabila terdapat peserta dengan jumlah nilai total TPA dan TBI yang sama sehingga mengakibatkan jumlah yang dapat diterima melebihi kebutuhan, nilai peserta tersebut akan diurutkan berdasarkan nilai SKD. Peserta Program Afirmasi dinyatakan lulus ujian tertulis apabila memenuhi nilai ambang batas SKD dan berada di peringkat yang sesuai dengan jumlah kebutuhan yang tersedia.

Pemeringkatan dilakukan berdasarkan nilai SKD. Peserta Program Afirmasi wajib mengikuti TPA dan TBI untuk pemeringkatan apabila terdapat nilai SKD yang sama.

f. Penentuan Spesialisasi bagi peserta yang lulus Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) PKN STAN ditentukan oleh Panitia Pusat berdasarkan nilai total TPA dan TBI dan pilihan peserta pada saat pendaftaran.

g. Pengumuman jadwal dan tempat Ujian Tertulls dapat dilihat melalui situs berikut : http://www.kemenkeu.go.id , http://www.bppk.kemenkeu.go.id, dan http://www.pknstan.ac.id pada tanggal 27 Mei 2019.

h. Ujian Tertulis dilaksanakan selama 150 menit dengan pembagian sesi sebagai berikut

Previous
Next
5 Fakta Yang Harus Kamu Tahu Tentang Ujian Masuk STAN 2016

5 Fakta Yang Harus Kamu Tahu Tentang Ujian Masuk STAN 2016

Halo teman. Setelah sebelumnya Salman membahas tentang SIMAK UI dan UM UGM, sekarang Salman akan membahas tentang Ujian Masuk STAN 2016 lalu. Silahkan dibaca sampai habis dan disebarkan ya 🙂

Belum tahu STAN itu apa ? Aduh… Salman malas ngejelasin ah. Kamu bisa cari disini lebih lengkap ya.

Yang jelas, secara singkat STAN adalah kampus tempat kamu bisa ngelanjutin kuliah sekaligus mempersiapkan diri jadi abdi negara. Khususnya dalam bidang perpajakan, akuntansi, lelang, dan bea cukai. Seru deh.

Apalagi sudah bukan rahasia lagi kalau pegawai di bidang-bidang seperti itu gajinya lumayan lho. Tapi, awas ya kamu korupsi!

Amanah negara seharusnya kamu jadikan jalan untuk melayani masyarakat. Bukan malah nyolong uang rakyat!

Oke cukup. Salman kebawa emosi.

Nah, sesuai janji, dia artikel ini Salman akan membahas 5 fakta dibalik Ujian Masuk Stan 2016 lalu. Apa saja ya ?

 

Fakta 1 Ujian Masuk STAN 2016. Peminat bertambah tapi kuota malah berkurang.

Berdasarkan data, jumlah pendaftar untuk masuk STAN tuh begini

Tahun Pendaftar Diterima Rasio
2013 88.079 orang 4.716 orang 5,35%
2014 103.175 orang 4.467 orang 4,33%
2016 112.666 orang 4.490 orang 3,98%

Kalau dilihat dari trendnya, berarti tahun 2017 ini rasio kelulusan akan berkurang lagi ya ? Hmm, kamu jadi malas atau malah termotivasi nih ?

 

Fakta 2. Alasan ingin masuk STAN

Setidaknya menurut Salman, ada dua daya tarik masuk STAN. Pertama adalah tidak ada biaya pendidikan yang harus dikeluarkan selama kuliah. Selain itu, lulusan STAN dijamin mendapat pekerjaan di institusi Kementerian Keuangan dengan gaji yang lumayan tinggi.

Siapa yang tidak tertarik ?

Alasan lainnya tentu prestise (gengsi) dong. Siapa coba yang gak bangga masuk STAN ?

 

Fakta 3. Jadi mahasiswa STAN dapat uang saku 10 Juta/tahun !

Masih nyambung sama poin kedua diatas, ternyata uang saku mahasiswa juga jadi alasan banyak banged yang mau masuk STAN

“Setiap‎ mahasiswa akan mendapatkan sekitar Rp 10 juta per tahun. Di situ termasuk uang kuliah dan uang pembangunan juga,”

ujar Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) Sumiati di Kampus PKN STAN, Senin (9/11/2015).

Salah satu kisah manisnya bisa kamu lihat di cerita Anta, mahassiwa STAN yang sebelumnya tukang parkir ini.

(Baca : cerita Anta )

 

Fakta 4. Tipe tesnya

[bctt tweet=”Ada 3 tipe tes di Ujian Masuk STAN. Jadi, memang ketat banged kan ?” username=”salmanedukasi”]

1.Tes Tertulis

Sejauh ini, soal Ujian Masuk STAN lalu jumlahnya 180 yang terdiri dari 120 soal Tes Potensi Akademik (TPA) dan 60 Soal Bahasa Inggris.

Jadi, pastikan kamu dari sekarang sudah mengenali dan berlatih soal – soal seperti itu ya. Coba beli buku atau cari di internet tentang soal – soal tersebut.

2. Tes Fisik

Di STAN, tidak hanya diperlukan kualitas intelektual namun juga fisik yang prima. Tentu ga lucu dong kalau di tengah menjalankan pendidikan di kampus akan sering sakit dan sering megalami gangguan fisik dan kesehatan.

Pastikan kamu dari sekarang rajin berolahraga, tidak merokok, tidak narkoba, tidak minum alkohol, juga tidak suka begadang ya.

3. Tes Wawancara

Selain mengetahui kesehatan jiwa dan emosional calon mahasiswa, Tes ini bertujuan untuk mengetahui pola pikir calon mahasiswa apakah cocok atau tidak dengan lapangan kerja yang dia jalani setelah lulus pendidikan.

Pada tahapan ini, kamu jadi diri sendiri saja. Natural. Dan menjawab segala yang ditanyakan dengan baik dan jujur.

 

Fakta 5. Ada yang pernah pakai joki lho

Eh ini beneran. Kejadiannya di Makassar pada tahun 2014.

Adalah 4 peserta tes masuk STAN tahun 2014/2015 di Gelanggang Olahraga (GOR) Sudiang,Makassar, Minggu (29/6), tertangkap tangan menggunakan joki dengan menggunakan handphone.

Empat peserta tes yang tertangkap tangan semuanya perempuan dengan inisial NIAN (SMA Negeri 17 Makassar), Z (SMA Negeri 1 Parepare), N (SMA Negeri I Parepare) dan AP (SMA Negeri 1 Tinggimoncong, Kabupaten Gowa).

Malu – maluin !

Sedihnya, cerita soal joki ujian masuk STAN ini ga cuma terjadi di Makassar lho, tapi juga di Denpasar.

 

Demikianlah 5 fakta tentang Ujian Masuk STAN telah Salman rangkum dari berbagai sumber. Semoga hal – hal baik di tulisan ini bisa memotivasi kamu mempersiapkan diri menghadapi USM STAN dengan lebih baik ya.

Dan ada yang lebih penting.

Nanti, selepas kamu lulus dan menjadi abdi negara. Plis. Plis. Jadilah orang jujur.