Mungkinkah Ini Saat-Saat Terakhir SNMPTN ?

Mungkinkah Ini Saat-Saat Terakhir SNMPTN ?

Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) adalah salah satu nikmat besar kelas 12.

Dengan jalur ini, prestasi mereka, yang dinilai dengan rapot dari semester 1, jadi lebih dihargai karena akan dijadikan pertimbangan untuk masuk PTN. Sebelumnya, untuk menjadi mahasiswa, kelas 12 harus menjalani seleksi nasional baik itu SBMPTN maupun ujian mandiri.

Namun, melihat perkembangan beberapa waktu belakangan ini, mungkinkah SNMPTN nantinya akan ditiadakan ?

Sebagian pembaca mungkin beranggapan bahwa artikel kali ini subjektif. Karena Salman Edukasi adalah bimbingan belajar Super Camp. Program kami berdasarkan pada ujian – ujian seperti SBMPTN atau UM seperti SIMAK UI dan UM UGM.

pelajar ujian SBMPTN
Mengerjakan ujian

Namun, perlu Salman tekankan bahwa, keberadaan program seperti Super Camp SBMPTN justru berangkat dari masalah bahwa banyak pelajar memerlukan program bimbingan seperti ini.

Tapi, harganya kan mahal ?

Ya relatif. Melihat apa yang didapatkan seorang peserta selama program seperti 5 sesi perhari, 2x TO per minggu, hingga ditanggungnya konsumsi dan akomodasi.

Lagipula, Salman sejak awal juga sudah membuat pernyataan bahwa Super Camp ini memang bukan buat semua orang.

Baca : Tipe – tipe pelajar yang sebaiknya ikut Super Camp 

Kembali kepada pembahasan artikel.

Belakangan ini, Salman menemukan beberapa artikel yang mengutarakan keresahan beberapa figur terkait SNMPTN.

Pendapat Beberapa Figur Tentang SNMPTN

Dari bapak Muhammad Anis, Rektor UI

” Jalur tertulis atau SBMPTN jauh lebih baik daripada jalur undangan. Pasalnya jalur undangan hanya mengandalkan nilai raport semasa di SMA.  Ujian tertulis (SBMPTN) lebih fair. “

Pak Anis juga berkata

“… Banyak SMA itu yang menaikkan angka Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Kalau KKM di raport 85 ya susah kita menerimanya, yang benar- benar real nilainya yang bisa kita pertandingkan. Jadi akhirnya lebih fair kita buka jalur tertulis “

Klik untuk cari tahu

 

Pengamat pendidikan, Itje Chodijah

“Sekolah itu memberi nilai tinggi agar lolos SNMPTN. Kemudian ada lagi kesalahan lain, anak-anak yang tidak mungkin terundang (lolos SNMPTN) karena tinggal di kota besar, kemudian pindahlah mereka ke daerah lain, dan ini terjadi. Saya menyaksikan sendiri. Secara tidak langsung (manipulasi rapor) ini merugikan anak, hanya membahagiakan sesaat “

Lanjut bu Itje

“Ketika masuk kuliah tidak bisa bertarung. Saya kira hapus saja SNMPTN karena siswa yang lolos melalui jalur tersebut tidak merepresentasikan kualitasnya,” 

 

“ … sepanjang nilai rapor belum mencerminkan kualitas anak-anak, lebih baik pakai satu cara, SBMPTN saja. Karena kampus ini mempertaruhkan kualitas SDM bangsa. Jangan berpikir pemerataan, adil atau tidak, tapi mementingkan kualitas. Selama ini, nilai rapor sudah tidak mencerminkan kemampuan siswa karena sekolahnya memanipulasi,” 

Pendapat Pakar evaluasi dari Universitas Muhammadiyah Prof Dr. Hamka, Elin Driana

Sebenarnya nilai rapor sudah sesuai untuk memberikan gambaran kemampuan siswa. Tapi karena ada tuntutan untuk memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), secara nggak langsung guru terdorong untuk ngasih nilai di atas KKM atau setidaknya sesuai dengan KKM.

“Karena itu, tes tertulis untuk masuk PTN dianggap paling obyektif, meskipun sebenernya informasinya tidak sekaya nilai rapor,” 

Bahkan, pengamat pendidikan Doni Koesoema juga sepakat dengan pengalihan kuota ke tes tertulis atau SBMPTN. Malah katanya, SNMPTN sebaiknya dihapus.

“Atau disisakan hanya 5 persen. Selebihnya dipakai jalur tertulis, bukan dialihkan ke jalur mandiri. Hal ini akan mengubah kualitas mahasiswa PTN,”

Terakhir, tulisan ini juga akan menyatakan pendapat dari Wakil Rektor I UNS, pak Sutarno. Beliau menyampaikan pendapat terkait pengurangan kuota SNMPTN di kampusnya.

“Kami telah melakukan serangkaian penelitian, dan ternyata kualitas mahasiswa yang diterima lewat jalur SNMPTN ini kualitasnya tidak sebagus dari mahasiswa yang diterima melalui jalur SBMPTN. Untuk itulah, kuota mahasiswa dari jalur SBMPTN dinaikkan,” 

Jika mau jujur, tentu kamu pun paham. Nampaknya memang berasalan jika kuota penerimaan mahasiswa dari SNMPTN dikurangi.

Mungkin SNMPTN tidak akan dihapus tahun depan, namun bisa jadi kuotanya akan terus dikurangi. Jalur masuk favorit para pelajar kelas 12 ini, harus segera dievaluasi dan diperbaiki.

Dan itu tidak saja dimulai dari kementerian dan kampus, tapi juga pihak sekolah sebagai yang bertanggung jawab terhadap penilaian para pelajar.

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat.

Klik untuk mendownload

 

Suka Artikel Ini Juga ?
Daftarkan nama dan email kamu dan kami akan kirimkan update rutin artikel kami lewat email.
Data kamu selalu kami jaga.
Pro & Kontra Alumni Ikut SBMPTN Lagi. Memangnya Salah Ya ?

Pro & Kontra Alumni Ikut SBMPTN Lagi. Memangnya Salah Ya ?

Mungkin kamu gemes, ketika tahu kalau kakak kelas mu di SMA ( alumni ) ikut SBMPTN lagi.

Lha. mending kalau dia memang belum berhasil tahun lalu jadi ikut lagi. Nah, kalau dia itu sudah kuliah gimana ? Di kampus favorit pula.

Kamu kesel juga liat alumni yang ikut SBMPTN lagi ? Baca dan sebarkan artikel ini nanti ya! Click To Tweet

Nah, di artikel ini Salman akan berbagi pendapat pro dan kontra seputar alumni yang ikut SBMPTN lagi.

Pendapat yang pro soal alumni ikut SBMPTN

 

1. Kan di peraturannya dibolehin ?

Sebelum dongkol, kamu memang perlu tahu sih tentang persyaratan pendaftaran nya.

Merujuk langsung ke halaman SBMPTN, mereka yang bisa mendaftar adalah

  1. Lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat dan Paket C tahun 2015 dan 2016  harus memiliki ijazah.
  2. Lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat dan Paket C tahun 2017 telah memiliki Surat Keterangan Lulus Pendidikan Menengah atau Ijasah Paket C.

Tuh, iya kan ? Bahkan lulusan dua tahun lalu pun masih bisa ikut lho. Jadi, kalau di peraturannya aja ngebolehin, kenapa kamu merasa diperlakukan tidak adil ? hehe

 

2. Ini kan masa depan saya ?

Ini juga pendapat yang mau ga mau harus kamu pahami. Biar bagaimanapun, hidup yang sedang mereka jalani kan hidup mereka. Kok kamu repot banged sih ngurusin ?

Mungkin tadinya mereka tidak ingin kuliah di jurusan itu. Namun, karena desakan orang tua dan rasa malu dari teman – teman kalau ga kuliah, akhirnya dia memilih kuliah disitu.

Atau, bisa juga, memang dia ingin sekali kuliah disitu awalnya. Namun, ternyata setelah dijalani dua semester, dia merasa salah jurusan. Atau ternyata, kemampuan dirinya tidak mampu mengikuti yang dibutuhkan oleh jurusan tersebut.

Atau bisa juga, soal biaya. Misal, tadinya dia ikut di Kelas Internasional, eh di tengah waktu keluarganya mengalami sesuatu. Keluarganya merasa kesulitan membiayai kuliah di KI secara kan mahal.

Akhirnya dengan bijak namun berat hati, dia memutuskan ikut lagi.

Bisa juga selama satu semester dia sudah mempersiapkan diri dengan ikut privat atau bimbel.

Jadi, kalau kamu kenal beberapa motivasi bawaan ini, seharusnya kamu lebih paham dan bijak dalam menghadapi para alumni kamu yang ikut SBMPTN lagi ya.

soal SBMPTN
Klik untuk mendownload kumpulan soal SBMPTN

Bagaimana dengan yang kontra ?

 

1. Ngurang – ngurangin kuota aja deh !

Ini bener tapi bener sih.

Biar bagaimana pun alasannya, tetap saja kakak – kakak alumni ini akan mengurangi kuota untuk pelajar yang ikut tahun ini kan.

Bayangin. Tadinya kamu sudah menghitung seberapa berat kompetisi kamu seengganya dari teman – teman satu sekolah. Eh, ternyata ada  kakak – kakak kelas mu, yang pinter – pinter banged pula, ikut SBMPTN lagi.

Memilih jurusan di kampus yang kamu pilih ! Gimana ga gemes ?

 

2. Mereka sombong ?

Ini sebenarnya juga tidak bisa dibilang tepat sih. Tapi, kayaknya banyak adek kelas nya ngerasain ini.

Iya deh tau, mereka tahun lalu lolos. Tahun ini ikut lagi yakin lolos juga ya ? Iya deh tahu kakak hebat. Kakak pinter.

Saya yakin banyak dari kamu ngomong begitu kan ?

 

3. Mereka gak bersyukur ?

Harusnya kakak – kakak kelas sudah diterima kuliah ya bersyukur dong. Belajar gitu yang giat. Lulus dengan nilai baik. Jadi mahasiswa yang bisa dicontoh adek kelas nya.

Lha ini kok malah ikutan lagi ?

Kamu berpikir gitu juga ya ?

 

Yang penting begini sih. Kamu tidak perlu terlalu fokus pada orang lain.

Fokuslah pada tujuan mu. Fokuslah pada proses yang sedang kamu lakukan sekarang. SNMPTN & SBMPTN semakin dekat .

Kamu malah lebih enak, karena masih punya dua – tiga kesempatan. Antara lain di SNMPTN, SBMPTN, dan Ujian Mandiri. Sedangkan mereka kan sudah gabisa ikut SNMPTN lagi ?

Memang. Mereka akan mengurangi kuota buat angkatan kalian. Memang mereka mungkin kamu rasa menyebalkan. Tapi, apakah rasa – rasa kesal itu akan membuat mu jadi mahasiswa di kampus dan jurusan impian mu ?

Tidak kan ?

Karena itu. Berhentilah mengeluh dan jadi tuan atas nasib mu sendiri.

Semoga artikel ini bermanfaat buat kamu dan teman – teman. Silahkan disebarkan.

 

 

Resmi! Ini Dia Jadwal SNMPTN & SBMPTN 2017

Resmi! Ini Dia Jadwal SNMPTN & SBMPTN 2017

Setelah menunggu cukup lama, akhirnya pemerintah telah mengeluarkan jadwal SNMPTN dan SBMPTN 2017.

Berikut informasi resminya :

1. Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)

  • Pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS): 14 Jan – 10 Feb 2017
  • Verifikasi PDSS: 15 Jan – 12 Feb 2017
  • Pendaftaran: 21 Feb – 6 Maret 2017
  • Proses Seleksi: 16 Maret – 15 April 2017
  • Pengumuman Kelulusan: 26 April 2017
  • Pendaftaran Ulang: 16 Mei 2017
  • Info selengkapnya: snmptn.ac.id
  • Kuota PenerimaanSNMPTN 30%

2. Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)

  • Pendaftaran Computer-Based Testing (CBT) dan Paper-Based Testing (PBT): 11 April – 5 Mei 2017
  • Ujian CBT dan PBT: 16 Mei 2017
  • Pengumuman Kelulusan: 13 Juni 2017
  • Info selengkapnya: sbmptn.ac.id
  • Kuota Penerimaan SBMPTN 70%

Jadwal SNMPTN dan SBMPTN 2017 ini tentu saja dapat berubah sesuai keputusan pemerintah. Karena itu pastikan kamu secara aktif memantau berita tentang keduanya ya.

Download Soal SBMPTN
Klik gambar

Secara rutin, Insya Allah, Salman juga akan mengabarkan lewat blog ini. Juga lewat media sosial kami :

  1. Facebook : Bimbel Salman Edukasi
  2. Twitter : @SalmanEdukasi
  3. Instagram : @SalmanEdukasi

Selain itu, kami juga memiliki akun Line@ yang bisa kamu follow di @kelas12 (cari dengan menggunakan @ ya). Atau, kamu langsung saja klik link ini : bit.ly/Lineatsalman

Nah, bonus buat kamu, Salman punya tambahan informasi berharga nih. Catat yaa.

Selain jadwal SNMPTN dan SBMPTN 2017, ada kampus yang dari awal ini sudah ngeluarin jadwal ujian mandirinya lho. Yaitu Universitas Indonesia.

Nah, dilihat dari informasi di website mereka, kayaknya SIMAK UI tahun ini cuma akan diperuntukkan untuk mahasiswa kelas paralel nih.

Berikut jadwalnya buat kamu dan teman – teman

1. Program Pendidikan S1 PARALEL dan Program Pendidikan Vokasi (D3)

Jalur Masuk :

a. Prestasi Pemerataan Kesempatan Belajar (PPKB)

  • Pendaftaran: 13 Februari – 24 Maret 2017
  • Pengumuman kelulusan: 2 Mei 2017

b. Seleksi Masuk (SIMAK) UI

  • Pendaftaran: 10 April – 8 Mei 2017
  • Ujian Seleksi: 21 Mei 2017
  • Pengumuman Kelulusan: 21 Juni 2017
Klik untuk cari informasi

 

2. Program Pendidikan S1 Kelas Khusus Internasional (KKI)

Jalur Masuk :

a. Talent Scouting

  • Pendaftaran: 13 Februari – 24 Maret 2017
  • Pengumuman kelulusan: 2 Mei 2017

b. SIMAK KKI

  • Pendaftaran: 10 April – 8 Mei 2017
  • Ujian Seleksi: 14 Mei 2017
  • Pengumuman Kelulusan: 21 Juni 2017

 

Info selengkapnya tentang jalur masuk UI, bisa kamu lihat di website mereka yaa : simak.ui.ac.id

Demikianlah informasi ini kami susun untuk kamu dan teman-teman lain kelas 12. Semoga bermanfaat

7 Tipe Pelajar Yang Sebaiknya Ikut Bimbel Super Camp

7 Tipe Pelajar Yang Sebaiknya Ikut Bimbel Super Camp

Memang kenapa sih pelajar (kelas 12) harus ikut bimbel Super Camp ?

Jadi kelas 12 memang seru banged. Yah, ada sedihnya juga sih. Karena sebentar lagi bakal pisah sama teman – teman yang 3 tahun bareng.

Tapi, sebentar lagi kelas 12 akan punya kesempatan merubah hidupnya. Mau bagaimana, mau jadi apa, makin lama makin kelihatan. Karena, sebentar lagi kelas 12 bisa mutusin mau kuliah di kampus apa di jurusan apa.

Persiapan ke arah sananya macam – macam, ga harus les privat, ga harus ikut bimbel super camp. Masing – masing orang punya rencana dan batasannya sendiri.

Tapi, buat kamu tipe pelajar yang akan disebutkan disini, sebaiknya memang ikut bimbel Super Camp. Apakah itu super camp untuk SBMPTN, Ujian Mandiri, atau Sekolah Kedinasan

 

1. Sebaiknya ikut bimbel Super Camp Pelajar yang ambisius dan kompetitif

Tipe pelajar ini tidak merasa cukup aman dengan posisi dan kondisinya sekarang. Dia merasa persiapannya kurang untuk menjadi mahasiswa di kampus impiannya.

Mereka ini ingin menjalani hari – hari yang lebih disiplin dan tekun buat belajar dan berlatih. Entah untuk ikut SBMPTN, Ujian Mandiri, atau Sekolah Kedinasan. Sehingga, ikut bimbel Super Camp cocok banged buat mereka.

Karena di bimbel super camp, mereka akan ditempa secara intensif dalam jangka waktu yang relatif sempit. Click To Tweet

Apakah kamu salah satunya ?

 

2. Pelajar yang susah fokus belajar

Nah, kalau yang ini, sebenarnya keinginan belajar dan kesiapannya sudah ada. Tapi, mereka ini susah banged buat fokus. Misalnya, karena kelasnya ramai, jarak bimbelnya jauh, hingga ga bisa jauh dari HP pas belajar.

Pelajar yang kayak gini kalau ikut bimbel super camp dijamin akan fokus. Karena, bimbel Super Camp kan kebanyakan kelasnya kecil. Terus mereka diinepin, jadi ga perlu pergi bolak – balik bimbel ke rumah.

Satunya lagi, peraturannya ketat, misalnya ga boleh pegang HP waktu belajar.

banner download simak ui

 

3. Pelajar yang sudah kepepet

Mereka ini sih kebanyakan main waktu di kelas 10 dan 11. Jadi, pas kelas 12 merasa kurang persiapannya. Tau – tau sudah ujian nasional. Tau – tau sudah SBMPTN.

Akhirnya, mereka belajar serabutan.

Diwaktu yang relatif singkat buat mereka, ikut bimbel super camp adalah pilihan yang bijak.

 

4. Pelajar yang sukanya belajar sendiri

Tipe pelajar yang ini mirip dengan tipe pelajar tipe nomor 2. Tapi, bedanya, mereka bukan gabisa fokus belajar karena suasananya yang ramai.

Tipe pelajar keempat ini pada dasarnya memang suka suasana sunyi dan tenang buat belajar. Pas banged dia ikut bimbel super camp.

 

5. Pelajar yang suka diskusi

Pelajar seperti mereka suka belajar dari apa yang telah dipelajari orang lain. Nah, lho, gimana tuh ?

Maksudnya, mereka ini lebih nangkep materi pelajaran kalau didiskusikan lebih intens. Misalnya dengan teman sekelas atau oleh guru. Bukan sekedar diterangkan teori di papan tulis atau menjawab soal.

Di Super Camp, pelajar seperti ini tentu jadi semangat belajar. Karena, suasana di kelas kan komunikatif banged. Mereka bebas bertanya dan berdiskusi kesulitan pelajaran dengan tutor maupun sesama teman.

 

6. Pelajar yang lebih suka belajar dengan cara ” biasa “

Zaman sekarang kan banyak yang nawarin belajar online dengan berbagai media digital. Mulai dari aplikasi hingga video. Namun, tentu saja belajar dengan interaksi tatap muka punya banyak sisi positif. Kelas jadi terasa lebih manusiawi.

Inilah kenapa bimbingan belajar ( les ) non – digital tetap marak walaupun banyak penawaran dari aplikasi.

 

7. Pelajar yang masih bingung soal pilihannya

Salman sengaja naro tipe pelajar ini terakhir karena mereka adalah yang paling unik. Soalnya apa ?

Kan mereka sudah kelas 12, harusnya sudah tahu dong ingin apa ? Ingin kemana ? Bagaimana caranya ?

Namun, mungkin karena kesibukan atau sekedar kebanyakan main, pelajar tipe ini akhirnya baru sadar di akhir.

Tentu tidak ada yang terlambat. Kalau mereka ikut bimbel super camp, mereka akan dipandu dalam pemilihan kampus serta jurusan.

Selain itu, minat mereka dapat digali lebih lanjut di super camp. Bakat mereka pun dapat diukur karena di Super Camp, ada analisis diri dan psikotes.

 

Demikianlah Salman menulis artikel ini untuk jadi pertimbangan kamu yang termasuk 7 tipe pelajar yang sebaiknya ikut bimbel Super Camp

Sekali lagi, Super Camp bukan untuk semua orang. Apalagi kalau kita membahas biaya yang harus dikeluarkan. Ikut bimbel Super Camp adalah salah satu jalan untuk seorang kelas 12 mewujudkan mimpinya.

Mewujudkan mimpi menjadi pelajar di kampus dan jurusan impian 🙂

Terimakasih sudah menyimak ya ? Apakah kamu punya pengalaman yang ingin disampaikan ? Jangan sungkan berkomentar di artikel ini ya.

Mohon sebarkan juga artikel ini ke Facebook dan Twitter kamu agar yang lain mendapatkan informasi ya.

 

5 Fakta Pengumuman SBMPTN 2016 Yang Baiknya Kamu Tahu Sekarang

5 Fakta Pengumuman SBMPTN 2016 Yang Baiknya Kamu Tahu Sekarang

Halo teman Salman. Apa kabar ? Salman mau kasih info tentang pengumuman SBMPTN nih.

Semoga tulisan ini dapat menjadi gambaran penting buat kamu mempersiapkan SBMPTN 2017 nanti ya.

Yuk kita mulai.

 

Fakta 1 : Di Pengumuman SBMPTN 2016Tingkat Kelulusannya Hanya 17 Persen

Kamu perlu tahu, kalau pendaftar SBMPTN tahun 2016 itu berjumlah 721.326 orang. Namun, dari jumlah tersebut, hanya 126.804 orang atau sekitar 17 persen yang tersebar di berbagai PTN di Indonesia.

Salman sih tidak berniat menakut – nakuti. Tapi, Salman harus menyampaikan ini sekali lagi.

Hanya 17% peserta lulus di SBMPTN 2016 Click To Tweet

Kenapa begitu ?

Sudah bukan rahasia lagi dong, kalau PTN – PTN di Jawa tentu menjadi tujuan utama sebagian besar peserta. Pertama, karena sebagian besar peserta adalah berasal dari sekolah – sekolah (favorit) di pulau Jawa. Kedua adalah karena kampus – kampus di pulau Jawa memang telah lama menjadi tujuan utama peserta SBMPTN. Sebutlah saja UI, UGM, dan ITB.

Soal-SBMPTN
Mau juga ?

 

Fakta 2: Jumlah Peserta SBMPTN 2016 Meningkat

Meski jumlah peserta yang diterima jauh lebih kecil dibanding jumlah pendaftar, panitia SBMPTN 2016 menyebut jumlah peserta yang lulus tahun ini naik signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Secara statistik, jumlah pendaftar SBMPTN setiap tahun selalu meningkat. Pada 2013, jumlah pendaftar 585.789 peserta. Di 2014, kemudian mengalami kenaikan menjadi 664.509 peserta. Sedangkan pada SBMPTN 2015 tercatat ada 693.185 peserta mendaftar jalur tulis ini.

Pada SBMPTN 2016 ini panitia menetapkan kuota daya tampung sebanyak 99.223 kursi peserta SBMPTN di 78 PTN.Jumlah tersebut turun dari tahun sebelumnya, yakni 115.788 kursi yang tersebar di 74 PTN. Tahun lalu 74 PTN dapat dipilih dan 64 PTN pada tahun 2014.

Nah, kalau kamu lihat datanya, lebih banyak kampus peserta SBMPTN, ternyata tidak membuat tingkat kelulusannya meningkat. Hal ini tentu disebabkan karena kompetisinya makin ketat.

Diperlukan persiapan yang makin intensif dan fokus untuk menghadapi SBMPTN tahun depan.

Sudah siapkah kamu belajar lebih giat ?

Oh iya, sebelum kamu lanjut membaca, mau kan ngelike fanspage Salman Edukasi ? Like tombol like dibawah ini ya.

 

Fakta 3 : Pengumuman SBMPTN Bisa Dilihat Di Berbagai Alternatif Media

Selain dari website resmi SBMPTN, kamu bisa mengetahui pengumuman hasil SBMPTN 2016 ini dari 12 situs berikut ini :

http://sbmptn.unsyiah.ac.id   http://sbmptn.undip.ac.id
http://sbmptn.unand.ac.id      http://sbmptn.ugm.ac.id
http://sbmptn.unsri.ac.id       http://sbmptn.its.ac.id
http://sbmptn.ui.ac.id             http://sbmptn.unair.ac.id
http://sbmptn.ipb.ac.id           http://sbmptn.untan.ac.id
http://sbmptn.itb.ac.id            http://sbmptn.unhas.ac.id

Pengumuman SBMPTN 2016 lalu juga bisa dilihat di koran – koran besar misalnya Kompas.

Nah, jadi tahun depan kamu gak usah panik ga bisa lihat pengumuman SBMPTN di websitenya ya. Kamu bisa lihat pengumumannya di berbagai website lain. Sebarkan ke teman – teman mu artikel ini nanti agar mereka juga tahu.

 

Fakta 4 : 10 Besar Kampus Dengan Nilai Rata – Rata Tertinggi Di SBMPTN 2016

SBMPTN 2016 masih dibagi menjadi dua kelompok ujian, Sainstek dan Soshum. Nah. Berdasarkan rata – rata nilai tertingginya, terdapat 10 besar kampus untuk masing – masing kelompok.

Berikut ini 10 besar kampus penerima rata-rata nilai tertinggi untuk kelompok Sainstek:

1. Institut Teknologi Bandung (ITB), dengan rata-rata nilai 700,10.
2. Universitas Indonesia (UI), dengan rata-rata nilai 667,44.
3. Universitas Gadjah Mada, dengan rata-rata nilai 648,46.
4. Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), dengan rata-rata nilai 647,54.
5. Universitas Diponegoro (Undip), dengan rata-rata nilai 620,33.
6. Universitas Padjadjaran, dengan rata-rata nilai 618,24.
7. Universitas Airlangga (Unair), dengan rata-rata nilai 616,67.
8. Institut Pertanian Bogor (IPB), dengan rata-rata nilai 613,68.
9. Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS)dengan rata-rata nilai 611,00.
10. UPN Yogyakarta, dengan rata-rata nilai 606,68.

Adapun untuk kelompok Soshum, 10 besarnya adalah:

1. Universitas Indonesia (UI), dengan rata-rata nilai 669,52.
2. Universitas Gadjah Mada, dengan rata-rata nilai 652,92.
3. Institut Teknologi Bandung (ITB), dengan rata-rata nilai 651,97.
4. Universitas Padjadjaran, dengan rata-rata nilai 621,78.
5. Universitas Diponegoro (Undip), dengan rata-rata nilai 617,99.
6. Universitas Airlangga (Unair), dengan rata-rata nilai 616,66.
7. Universitas Brawijaya, dengan rata-rata nilai 606,14.
8. UPN Yogyakarta, dengan rata-rata nilai 598,51.
9. UPN Jakarta, dengan rata-rata nilai 597,33.
10. Universitas Negeri Jakarta, dengan rata-rata nilai 594,19.

 

 

Apa yang bisa kamu pelajari dari data ini ?

Kampus – kampus favorit yang ada di daftar 10 besar ini, memiliki tingkat kompetisi yang tinggi. Jadi, kamu yang menargetkan menjadi mahasiswa kampus – kampus ini di tahun depan, harus segera mempersiapkan diri. Sedini mungkin.

Mereka yang bekerja lebih keras, akan mendapatkan hasil yang lebih manis Click To Tweet

 

Fakta 5 : Sistem Ujian Menggunakan Komputer Mulai Diterapkan Di SBMPTN 2016

Menurut Salman, ini adalah sebuah kemajuan. Dengan sistem komputer, verifikasi peserta dapat lebih pasti sehingga menghindari joki. Selain itu, sistem ujian komputer makin mengecilkan kemungkinan seseorang bisa mencontek.

Tahun 2016, tiga puluh perguruan tinggi negeri (PTN) melayani Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) berbasis komputer atau computer based test (CBT). Kampus-kampus tersebut tersebar di 23 kota dan 19 provinsi.

Adapun beberapa PTN yang termasuk dalam 30 penyelenggara SBMPTN CBT di antaranya Universitas Syiah Kuala, Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Padjadjaran, Universitas Gadjah Mada, Universitas Dipenogoro, Universitas Brawijaya, Universitas Udayana, Universitas hasanuddin, Universitas Sam Ratulangi, dan Universitas Pattimura.

Tahun ini tentunya sistem ujian CBT akan makin luas diterapkan. Kamu pun harus bersiap ya. Pastikan kamu juga berlatih mengerjakan soal – soal SBMPTN dengan sistem ini.

Demikianlah 5 Fakta Pengumuman SBMPTN 2016 ini Salman sampaikan untuk kamu. Semoga kelima fakta ini mampu membantu kamu untuk mempersiapkan diri menghadapi SBMPTN 2017.

Jangan lupa, untuk sebarkan artikel ini ke teman – teman kamu di Facebook, Twitter, dan lainnya agar mereka pun mendapatkan informasi penting ini.

Sebagai bonus, ada satu fakta lagi yang Salman mau ceritain buat kamu.

SBMPTN 2016 lalu itu juga memberi kita peserta termuda sepanjang sejarah. Namanya adalah Musa Izzanardi. Saat itu usianya 13 tahun. Ia mengikuti pola pendidikan home schooling.

Sayangnya, keinginan Musa Izzanardi (13) untuk menjadi mahasiswa termuda di Indonesia kandas setelah gagal dalam SBMPTN 2016.

Menurut Yanti Herawati (45), ibu kandung Izzan, sang anak menatap peluang bisa kuliah di Universitas Brawijaya (UB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, serta Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).

Selain tiga kampus itu, peserta SBMPTN 2016 termuda ini juga mengincar salah satu kampus di Jerman. Harapannya, Izzan bisa diterima dan mengikuti perkuliahan sesuai minatnya yaitu matematika atau fisika.

Ada yang bisa kasih informasi dimana sekarang Izzan berkuliah ? Sharing di komentar ya.