Kelulusan Di SNMPTN 2019 Harus Diambil

Kelulusan Di SNMPTN 2019 Harus Diambil

kelulusan SNMPTN 2019

Saya juga bingung kalau sampai sekarang kok bisa – bisanya masih ada pertanyaan

Boleh ga sih kalau sudah lulus SNMPTN terus ikut SBMPTN atau Ujian Mandiri ?

Nah, sebenarnya sudah dari lama banged pertanyaan ini muncul dan sudah ada jawabannya :

GAK BOLEH !

Pendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SNMPTN 2019 harus mempertimbangkan matang pilihan jurusan kuliahnya di perguruan tinggi negeri. Peserta, yang lolos seleksi namun tidak diambil, akan mendapat sanksi. Hukuman ini juga dijatuhkan pada sekolah asalnya.

Selain itu, sekolah yang terbukti melakukan kecurangan tidak diikutsertakan dalam SNMPTN pada tahun berikutnya. Siswa yang dinyatakan lulus SNMPTN dan terbukti melakukan kecurangan pun akan dibatalkan status kelulusannya.

Kecurangan yang kayak gimana misalnya ?

Yah, manipulasi nilai raport dan KKM lah. Apalagi

 

Dalam pernyataan tertulisnya, Ketua LTMPT Ravik Karsidi menyebutkan jumlah siswa yang berhak mendaftar SNMPTN 2019 sebanyak 613.860 orang dari 14.744 sekolah.

Siswa pendaftar dapat memilih paling banyak dua program studi dalam satu PTN atau dua PTN. 

Urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan. Bagi siswa SMK hanya diizinkan memilih program studi yang relevan sesuai ketentuan oleh masing-masing PTN.

Aturan masuk perguruan tinggi negeri, hanya peserta yang tidak lolos SNMPTN bisa ikut ujian tertulis SBMPTN. Kemudian terakhir bisa ikut jalur seleksi mandiri.

Namun jika sudah lolos SNMPTN atau SBMPTN, peserta dilarang ikut Seleksi Mandiri meski dengan berbagai alasan, seperti misalnya ikut lagi karena tidak sreg dengan pilihannya.

“Kalau mau nekad mendaftar seleksi mandiri boleh saja, tapi tidak akan diseleksi karena data peserta lulus SNMPTN atau SBMPTN sudah kami pegang,”

seperti yang dibilang Direktur Eksekutif Pengelolaan Penerimaan Mahasiswa dan Kerjasama Pendidikan ITB Mindriany Syafila.

Makin Kecilnya Peluang Kelas 12 Lulus SNMPTN 2019

Makin Kecilnya Peluang Kelas 12 Lulus SNMPTN 2019

Awalnya hari ini sih kami mau nulis sesuatu yang nyenengin

Eh dapat kabar yang ga nyenengin tentang SNMPTN.

Intinya sih, peluang lolos di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lewat SNMPTN 2019 makin sempit.

Begini yang beda banged tahun ini : Akreditasi sekolah A saja hanya untuk 40 PERSEN siswa terbaik di sekolah.

Padahal pada 2018 masih 50 persen. Selisih 10 persen itu lumayan banged lho.

Kalau jumlah siswanya ada 500 seangkatan, berarti 10 persen itu ada 50 ORANG yang ga dapat kuota SNMPTN

Otomatis bagi sekolah akreditasi di bawahnya juga makin sedikit dong

Bagi sekolah akreditasi B hanya 25 persen terbaik di sekolah, sedangkan sekolah akreditasi C hanya lima persen terbaik di sekolah.

Mulai 4 sampai 25 Januari 2019 adalah waktu pengisian dan verifikasi PDSS (Pangkalan Data Sekolah dan Siswa) untuk SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri).

Tentu kamu sudah tahu kalau sistem SNMPTN ini dilaksanakan berdasarkan rapor siswa mulai semester 1 sampai 5. SNMPTN terbuka bagi siswa SMA, SMK dan MA.

Setelah masa pengisian dan verifikasi PDSS, dilanjukan dengan pendaftaran SNMPTN pada 4-14 Februari 2019.

Sedang pengumumannya pada 23 Maret 2019.

Pemeringkatan siswa akan dilakukan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) berdasarkan nilai masuk.

Untuk siswa jurusan IPA pada penilaian mata pelajaran (mapel)

  • Matematika
  • Bahasa Indonesia
  • Bahasa Inggris
  • Kimia
  • Fisika
  • dan Biologi.

Sedangkan jurusan IPS pada penilaian mapel

  • Matematika
  • Bahasa Indonesia
  • Bahasa Inggris
  • Sosiologi
  • Ekonomi
  • dan Geografi.

Lalu jurusan Bahasa pada penilaian mapel

  • Matematika
  • Bahasa Indonesia
  • Bahasa Inggris
  • Sastra Indonesia
  • Antropologi
  • dan salah satu bahasa asing lainnya.

Sedangkan untuk siswa SMK pada mapel

  • Matematika
  • Bahasa Indonesia
  • Bahasa Inggris
  • serta Kompetensi Keahlian (teori kejuruan dan praktik kejuruan).
Bimbel Salman adalah salah satu properti dari PT. SALMAN TEMAN BELAJAR