Jurusan – Jurusan Paling Kompetitif Di UTBK SBMPTN 2020

Jurusan – Jurusan Paling Kompetitif Di UTBK SBMPTN 2020

Jurusan - Jurusan Paling Kompetitif Di UTBK SBMPTN 2020 (1)

Hanya 167 ribu dari 702 ribu orang pendaftar yang lulus SBMPTN 2020. Itu berarti persentase yang diterima sekitar 23%.

Atau kalau digenapin lagi, 1 dari 4 pendaftar diterima . Ya kan ? SBMPTN ketat banged kan.

Tapi, HARUS DICATAT nih. Ketetatan itu malah lebih tinggi lho di beberapa jurusan. Memang ga merata. Pasti ada beberapa jurusan lebih – lebih di PTN favorit yang ketat banged persaingannya.

Sebagai contoh. Persaingan paling ketat di kelompok Soshum ( IPS ) ada di Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia (UI).

MINI CAMP

Belum Yakin Bisa Lulus Tes Masuk PTN / Kedinasan ?

Ikut MINI Camp, program karantina 4 minggu untuk kamu sedekat mungkin lulus ke kampus dan jurusan impian

Ilmu komunikasi UI, pendaftarnya waktu SBMPTN 2020 itu 2.988 orang, yang diterima hanya 24. Alias, dalam kasus jurusan ini, cuma 0,8% yang diterima. Ketat banged kan ?

 

Jadi kalau misal diantara 100 orang nilainya diurutin tuh, yang diterima BELUM TENTU SATU ORANG.

Sekarang kita ngomongin ketetatannya dalam rasio.

Keketatan adalah rasio antara peminat dengan yang diterima. Untuk si Ilmu komunikasi UI, rasio antara peminat dengan yang diterima adalah 1:125.

Jadi, tiap 125 orang pendaftar, diurutin nilainya, siapa yang tertinggi, diterima 1 orang. Kira – kira begitu.

Bagaimana dengan jurusan lain? Di artikel ini SALMAN akan berbagi informasi 10 jurusan Soshum dan 10 jurusan Saintek yang paling kompetitif, ketat persaingannya di SBMPTN 2020. Semoga bermanfaat ya.

SALMAN ONLINE

Les Darimana Saja Untuk Sukses Masuk PTN & Kedinasan Impian Kamu

Tidak habis waktu. Tidak capek bepergian. Tutor terbaik lulusan UI, ITB, Unpad, UNJ, dan UPI kami siap dampingi kamu belajar langsung dari Bandung dan Jakarta

Berikut adalah 10 program studi sosial humaniora dengan keketatan tertinggi:

1. Ilmu Komunikasi UI (1:125) Bacanya dari 125 pendaftar, diterima 1 orang pada jurusan Ilmu Komunikasi UI

2. Ilmu Hubungan Internasional UI (1:90)

3. Ilmu Komunikasi UNPAD (1:87)

4. Manajemen UNPAD (1:86)

5. Ilmu Komunikasi UNY (1:83)

6. Ilmu Komunikasi UGM (1:82)

7. Bahasa dan Kebudayaan Korea UI (1:79)

8. Psikologi UNY (1:74)

9. Ilmu Hubungan Internasional UGM (1:68)

10. Manajemen UGM (1:66)

Bersama SALMAN

Sukses Jadi Mahasiswa/i di PTN Impian Kamu !

Online atau offline. Kami siap. Pilih program sesuai kebutuhan dan cara belajar kamu. Sampai bertemu di kelas.

Sekarang kita lihat ada jurusan apa saja yang paling ketat persaingannya di kelompok Saintek ( IPA ) ya.

Kalau kamu baca artikel SALMAN yang ini, kamu tentu sudah tahu kalau Kedokteran UGM adalah jurusan di Saintek yang nilai diterimanya paling tinggi.

Tapi, walau paling tinggi nilainya, yang paling ketat persainganya bukan Kedokteran UGM lho. Tapi, malah Teknik Informatika Unpad.

Dari setiap 77 orang pendaftar, jurusan Teknik Informatika Unpad menerima 1 orang peserta. Amat ketat, walau ga seketat jurusan Ilmu Komunikasi UI tadi.

Yuk kita cek ada jurusan apa dinomor 1 -10 paling ketat di Saintek

1. Teknik Informatika UNPAD (1:77)

2. Kedokteran Gigi UNDIP (1:58)

3. Kedokteran UGM (1:58)

4. Pendidikan Dokter UI (1:56)

5. Ilmu Komputer UGM (1:51)

6. Teknik Biomedis UGM (1:50)

7. Teknologi Informasi UGM (1:50)

8. Arsitektur UI (1:45)

9. Farmasi UI (1:44)

10. Arsitektur UGM (1:42)

Buat sebagian, tentu nyesek ngeliat data – data ini. Tapi, hei, persiapannya kan masih bisa dilakuin ?

Sesulit apapun, kalau kamunya mau berusaha, pasti ada peluang, pasti ada jalan.

Kamu harus serius belajar dari sekarang. Mulai dari bimbel, latihan soal, sampai sering baca – baca info perkembangan.

Semangat ya ! Kamu pasti bisa

Dapatkan informasi rutin soal SBMPTN

Langsung kami kirim ke email kamu

Dapatkan Info Rutin & Eksklusif

Tentang PTN, kedinasan dan kehidupan kampus dikirim ke email kamu
Update Info UTBK SBMPTN 2020

Update Info UTBK SBMPTN 2020

Memang pandemi Covid-19 membuat kita harus banyak beradaptasi, New Normal katanya.

Apalagi para pembuat kebijakan, tentu tidak ingin sembarangan menentukan suatu peraturan atau perubahan peraturan yang sudah ada. Misalnya terkait UTBK SBMPTN 2020.

Setelah perubahan sebelumnya terkait materi ujian yang hanya TPS, masih ada penyesuaian peraturan yang dilakukan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi ( LTMPT ) selaku perwakilan pemerintah.

Perubahan ini dirangkum dalam presentasi yang dapat disimak pada artikel kami kali ini. Semoga bermanfaat

Ternyata walau sudah menjelang hari pelaksanaan, masih ada perubahan yang terjadi pada UTBK SBMPTN tahun 2020

Intinya inti dari pengumuman kali ini adalah ditambah dan digesernya hari pelaksanaan

Akan ada jadwal UTBK Tahap 2 yang diadakan tanggal 20 – 29 Juli. Mereka yang digeser ke periode tanggal tersebut adalah mereka yang terdaftar di sesi 2 dan sesi 4 periode sebelumnya ( sebelum pengumuman perubahan ini ).

Sedangkan peserta sesi 1 dan sesi 3 tetap menjalani tes UTBK sesuai jadwal semulanya ya.

Catatan : masih ada juga kemungkinan tambahan hingga 29 Juli – 2 Agustus jika ada kondisi Force Majeure ya ☺️

Kriteria Force Majeure ini antara lain : bencana alam, infrastruktur, peserta tidak bisa lintas kota/provinsi zona merah/hitam pandemi Covid-19 hingga peserta datang ke lokasi ujian dengan suhu tubuh diatas 38 derajat

Kebanyakan orang lebih fokus pada penundaan sebagian jadwal dan penambahan waktu ujian, sebenarnya ada fakta lain yang juga menarik lho.

Jumlah peserta yang mendaftar itu sangat berkurang lho. Tahun ini kuota hanya terisi 64%. Itu artinya tingkat persaingan seharusnya juga berkurang.

Ya kan ? Kita harus selalu positif dalam melihat berbagai berita di sekitar kita.

Sampai bertemu di lain kesempatan ya 

Update terus kabar mu

Kami rutin mengirimkan info soal info masuk PTN, beasiswa dan berbagai tips lho

Dapatkan Info Rutin & Eksklusif

Tentang jalur masuk PTN, Beasiswa dan tips bermanfaaat

Powered by Kirim.Email

Ketentuan Seleksi Mandiri Universitas Indonesia ( SIMAK UI ) 2020

Ketentuan Seleksi Mandiri Universitas Indonesia ( SIMAK UI ) 2020

Jadwal dan Pendaftaran SIMAK UI 2020

Ini kabar baik atau bukan ya ? Seleksi Mandiri Universitas Indonesia alias SIMAK UI 2020 ini bakalan beda banged lho

Singakt cerita, tahun ini tes di SIMAK UI akan berlangsung secara online !

Onlinenya pun termasuk simpel. Bisa menggunakan perangkat ponsel pintar/tablet dan tentunya asalkan kamu punya koneksi Internet.

Nah, buat kamu calon mahasiswa UI. Wajib banged pantengin informasi ini ya

Jadwalnya kapan ? Bagaimana pendaftarannya ? Biaya pendaftarannya berapa ? Yuk kita bahas

 

Tata cara pendaftaran SIMAK UI 2020

Pendaftaran dilakukan secara online di website www.penerimaan.ui.ac.id.

Saat ini kamu sudah bisa membuat akun di website tersebut, sedangkan pendaftaran hanya dapat dilakukan sesuai dengan periode pendaftaran yang ditetapkan ya.

Yuk kita lihat selengkapnya

Pendaftaran untuk Vokasi, S1 Paralel dan S1 Reguler

Unggah foto, mengisi data diri, pendidikan terakhir, nilai rapor semester 1 – 6, melakukan pembayaran.

Pendaftaran untuk S1 Kelas Internasional

Unggah foto, mengisi data diri, pendidikan terakhir, nilai rapor semester 1 – 6, unggah sertifikat TOEFL/IELTS, melakukan pembayaran.

Pendaftaran untuk  S1 Ekstensi/Paralel lulusan D3

Unggah foto, mengisi data diri, pendidikan terakhir, unggah Salinan ijazah dan transkrip nilai yang telah dilegalisasi, melakukan pembayaran.

Pendaftaran untuk Profesi, Spesialis, S2, S3

Unggah foto, mengisi data diri, pendidikan terakhir, unggah Salinan ijazah dan transkrip nilai yang telah dilegalisasi, melakukan pembayaran.

Jadwal pendaftaran SIMAK UI 2020

Jadwal untuk Vokasi, S1 Paralel dan S1 Reguler

Pendaftaran19 Juni – 19 Juli 2020
Ujian26 – 30 Juli 2020
Pengumuman5 Agustus 2020

Jadwal untuk S1 Kelas Internasional

Pendaftaran12 Juni – 12 Juli 2020
Ujian19 Juli 2020
Pengumuman5 Agustus 2020

Jadwal untuk S1 Ekstensi/Paralel lulusan D3

Pendaftaran19 Juni – 19 Juli 2020
Ujian26 – 30 Juli 2020
Pengumuman5 Agustus 2020

Jadwal untuk Profesi, Spesialis, S2, S3

Pendaftaran19 Juni – 19 Juli 2020
Ujian26 – 30 Juli 2020
Pengumuman5 Agustus 2020

Materi ujian SIMAK UI 2020

Materi ujian Vokasi, S1 Paralel dan S1 Reguler

  • Kemampuan IPA terdiri dari Matematika IPA, Fisika, Kimia, Biologi
  • Kemampuan Dasar terdiri dari Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris
  • Kemampuan IPS terdiri dari Ekonomi, Sejarah, Geografi, Sosiologi

Keterangan:

Peserta ujian IPS mengikuti ujian Kemampuan Dasar, Kemampuan IPS.
Peserta ujian IPA mengikuti ujian Kemampuan IPA, Kemampuan Dasar.
Peserta ujian IPC mengikuti ketiga ujian di atas.

Materi ujian S1 Kelas Internasional

  • Kemampuan IPA terdiri dari Mathematics for Natural Sciences, Biology, Chemistry, Physics
  • Kemampuan IPS terdiri dari Basic Mathematics, Economy, Sociology, Geography, Indonesia and the World

Keterangan:
Peserta ujian IPS mengikuti ujian Kemampuan IPS.
Peserta ujian IPA mengikuti ujian Kemampuan IPA.

Materi ujian S1 Ekstensi/Paralel lulusan D3

Materi ujian S1 Ekstensi/Paralel lulusan D3 terdiri dari Pengukuran Kemampuan Akademik dan Bahasa Inggris.

Materi ujian Profesi, Spesialis, S2, S3

Materi ujian Profesi, Spesialis, S2, S3 terdiri dari Pengukuran Kemampuan Akademik dan Bahasa Inggris.

Beberapa program studi mungkin mengadakan ujian tambahan atau wawancara, cek kembali pada laman persyaratan pendaftaran saat periode pendaftaran berlangsung.

Biaya pendaftaran dan pilihan program studi di SIMAK UI 2020

Vokasi, S1 Paralel dan S1 Reguler

  • Biaya 2 pilihan pertama IPA atau IPS sebesar Rp400.000. Boleh antar program pendidikan S1 Reguler, S1 Paralel dan Vokasi.
  • Biaya 3 pilihan pertama IPA dan IPS sekaligus (IPC) sebesar Rp500.000. Boleh antar program pendidikan S1 Reguler, S1 Paralel dan Vokasi.
  • Setiap pilihan berikutnya dikenakan tambahan Rp60.000.
  • Ketentuan pemilihan prodi yakni S1 Reguler maksimal 3 pilihan, S1 Paralel maksimal 3 pilihan dan Vokasi maksimal 3 pilihan. Total maksimal pilihan adalah 6 program studi. Jadi dalam satu formulir, pendaftar dapat memilih beberapa prodi dari program pendidikan yang berbeda sekaligus. Prodi yang dipilih dapat berupa kelompok IPA seluruhnya, atau prodi kelompok IPS seluruhnya, atau terdiri dari beberapa prodi kelompok IPA dan prodi kelompok IPS sekaligus (biasa dikenal kelompok IPC).

S1 Kelas Internasional

Biaya pendaftaran untuk program S1 Kelas Internasional adalah sebesar Rp1.300.000 dengan 1 pilihan program studi.

S1 Ekstensi/Paralel lulusan D3

Biaya pendaftaran untuk Program S1 Ekstensi/Paralel untuk lulusan D3  adalah sebesar Rp650.000 dengan 1 pilihan program studi.

Profesi, S2

Biaya pendaftaran untuk Program Profesi dan S2 adalah sebesar Rp1.000.000 dengan 1 pilihan program studi.

Spesialis, S3

Biaya pendaftaran untuk Program Spesialis dan S3 adalah Rp 1.300.000 dengan 1 pilihan program studi.

Cek pilihan jurusan yang bisa kamu pilih disini ya :

9 Fakta Tentang Pengumuman Kelulusan SNMPTN 2020

9 Fakta Tentang Pengumuman Kelulusan SNMPTN 2020

pengumuman snmptn 2020

Alhamdulillah. Pengumuman SNMPTN 2020 akhirnya keluar juga.

Ada yang mendapat kabar baik, ada yang masih harus menunggu pengumuman kelulusan di SBMPTN atau Ujian Mandiri. Bagaimana dengan kamu ?

Semoga mendapatkan hasil yang diharapkan yaa. Aamiin.

Biaar bagaimana pun, SNMPTN hanyalah salah satu jalur masuk ke PTN, masih ada dua jalur yang lain. Malahan, kamu juga masih bisa ikut ujian masuk sekolah kedinasan.

Jadi, buat yang belum lulus ke PTN pilihannya, jangan berkecil hati ya. Tetap semangat belajar, tetap gigih berlatih soal

Nah, di artikel ini, Salman akan berbag info – info menarik seputar pengumuman SNMPTN 2020 tempo hari. Misalnya,

Berapa yang lulus ?

Berapa persentasenya ?

Kampus mana aja yang paling banyak peminatnya ?

Juruan mana aja yang paling ketat ?

Simak fakta dan datanya di artikel ini yaa

1. Jumlah peserta yang lulus di pengumuman SNMPTN 2020

Peserta yang dinyatakan lulus seleksi SNMPTN 2020 pada 86 perguruan tinggi negeri se-Indonesia sebanyak 96.496 siswa,

Sedangkan tahun 2019 jumlah calon mahasiswa yang lolos SNMPTN sebanyak 93.321. Tahun 2018 kelulusan SNMPTN mencapat mencapai 110.946 orang.

Wah naik turun ya jumlahnya. Pertanda apa nih ?

2. Persentase kelulusan di pengumuman SNMPTN 2020

Tadi kamu sudah tahu kalau yang lolos ke PTN tahun ini sebanyak 93.321. Dari jumlah itu, yang dinyatakan lulus perguruan tinggi tersebut termasuk 26.217 siswa dari peserta Bidikmisi. 

Daya tampung total jalur SNMPTN 2020 sebesar 101.772. Persentase diterima dibandingkan daya tampung sebesar 94,82 persen. Persentase jumlah peserta yang lolos seleksi SNMPTN sebesar 19,74 persen untuk peserta reguler dan 26,32 persen peserta KIP-Kuliah

3. Ini dia 10 kampus favorit pendaftar SNMPTN 2020

1. Universitas Brawijaya, 30.932 pendaftar

2. Universitas Diponegoro, 29.316 pendaftar

3. Universitas Gadjah Mada, 25.604 pendaftar

4. Universitas Padjadjaran, 25.305 pendaftar

5. Universitas Negeri Semarang, 24.581 pendaftar

6. Universitas Pendidikan Indonesia, 23.204 pendaftar

7. Universitas Sebelas Maret, 22.011 pendaftar

8. Universitas Sumatera Utara, 20.859 pendaftar

9. Universitas Negeri Yogyakarta, 20.509 pendaftar

10 Universitas Negeri Jakarta, 18.096 pendaftar

4. Para peserta yang sudah lulus SNMPTN, tidak bisa ikut UTBK- SBMPTN 2020

Selamat buat yang sudah diterima di PTN lewat SNMPTN. Ingat, kamu sudah tidak bisa mendaftar SBMPTN lho.

Coba aja kalau ga percaya, hehe. Soalnya datanya itu sekarang terintegrasi. Jadi, kalau kamu sudah lulus SNMPTN, kamu ga bisa ikut SBMPTN. Terus, kalau nanti kamu sudah lulus SBMPTN, kamu sudah gak bisa mendaftar Ujian Mandiri

Kuota mahasiswa dari SNMPTN adalah 20 %. Sedangkan  SBMPTN totalnya 40% dan Ujian Mandiri maksimal 40 %.

5. Daftar 10 jurusan saintek ( IPA ) paling ketat di SNMPTN 2020

Bagaimana cara baca datanya ?

Misal ketetatannya adalah 1,2 persen. Berarti dalam setiap 100 pendaftar diterima 1,2 orang jadi mahasiswa di jurusan tersebut. Alias ga sampai 2 orang

1. Teknik Informatika Universitas Padjajaran: 1,20 persen

2. Farmasi Universitas Diponegoro: 1,26 persen

3. Farmasi Universitas Sebelas Maret: 1,38 persen

4. Farmasi Universitas Syiah Kuala: 1,61 persen

5. Kedokteran Gigi Universitas Diponegoro: 1,73 persen

6. Teknik Informatika Universitas Hasanuddin: 1,80 persen

7. Teknik Informatika Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga: 1,85 persen

8. Farmasi Universitas Padjajaran: 1,88 persen

9. Teknik Informatika Universitas Negeri Malang: 1,88 persen

10. Farmasi Universitas Jenderal Soedirman: 1,89persen

Wah, di kelompok saintek, jurusan Farmasi jadi favorit banged ya. Bagaimana dengan soshum ? Yuk kita pantengin datanya

6. Daftar jurusan Soshum ( IPS ) paling ketat di pengumuman SNMPTN 2020

1. Manajemen Universitas Negeri Jakarta: 0,94 persen

2. Manajemen Universitas Padjajaran: 1,31 persen

3. Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Jakarta: 1,33 persen

4. PGSD Universitas Sriwijaya: 1,34 persen

5. Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran: 1,42 persen

6. Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia: 1,63 persen

7. Akuntansi Universitas Negeri Jakarta: 1,63 persen

8. Psikologi Universitas Negeri Yogyakarta: 1,68 persen

9. Ilmu Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada: 1,72 persen

10. Bisnis Digital Universitas Padjajaran: 1,91 persen

8. Lima provinsi dengan pendaftar SNMPTN 2020 terbanyak

Siapa nih diantara para pembaca dari Jawa Barat ?

Jawa Barat menjadi provinsi dengan pendaftar SNMPTN 2020 terbanyak llho

Jawa Barat terbanyak ada 77.371 ada pendaftar, diantaranya 10.756 itu KIP Kuliah.

Sementara, jumlah pendaftar SNMPTN 2020 dari Jawa Barat yang diterima di perguruan tinggi negeri yaitu 9.932 siswa. Dari jumlah tersebut, 1.846 pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah

Persentasenya  sebesar 12,8 persen. Sementara, prosentase kelulusan pemegang KIP Kuliah di SNMPTN 2020 yaitu 17,1 persen.

Berikut data selengkapnya

1. Jawa Barat: 73.482 siswa dengan 10.756 pemegang KIP Kuliah

2. Jawa Timur: 73.482 siswa dengan 15.410 pemegang KIP Kuliah

3. Jawa Tengah: 58.642 siswa dengan 13.388 pemegang KIP Kuliah

4. Sumatera Utara: 37.697 siswa dengan 7.406 pemegang KIP Kuliah

5. DKI Jakarta: 27.344 siswa dengan 1.610 pemegang KIP Kuliah

9. Daftar 10 provinsi dengan jumlah peserta diterima terbanyak di SNMPTN 2020

Ternyata walau peserta pendaftarnya paling banyak, namun peserta diterimanya bukan Jawa Barat yang memimpin, tapi Jawa Timur

Wah, selamat Jawa Timur !

1. Provinsi Jawa Timur sebanyak 13.803 peserta

2. Provinsi Jawa Barat sebanyak 9.932 peserta

3. Provinsi Sumatera Utara sebanyak 8.771 peserta

4. Provinsi Jawa Tengah sebanyak 7.147 peserta

5. Provinsi Aceh sebanyak 5.132 peserta

6. Provinsi Sumatera Barat sebanyak 4.246 peserta

7. Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 3.836 peserta

8. Provinsi Riau sebanyak 3.421 peserta

9. Provinsi DKI Jakarta sebanyak 3.363 peserta

10. Provinsi Lampung sebanyak 2.815 peserta

Demikian lah 9 fakta seputar pengumuman SNMPTN 2020 sudah kami sampaikan. Semoga bermanfaat ya

Selamat buat yang diterima dan untuk yang tidak diterima di SNMPTN, jangan lupa kalau masih ada SBMPTN setelah ini

Harus tetap semangat belajar dan gigih latihan soalnya ya. Kami ada tipsnya disini

Update terus kabar mu

Kami rutin mengirimkan info soal info masuk PTN, beasiswa dan berbagai tips lho

Dapatkan Info Rutin & Eksklusif

Tentang jalur masuk PTN, Beasiswa dan tips bermanfaaat

Powered by Kirim.Email