Jumlah Penerimaan Mahasiswa Baru Institut Teknologi Bandung (ITB) 2020

Jumlah Penerimaan Mahasiswa Baru Institut Teknologi Bandung (ITB) 2020

Jumlah Penerimaan Mahasiswa Baru Institut Teknologi Bandung Tahun 2020

Siapa nih yang punya target masuk Institut Teknologi Bandung ( ITB ) angkatan 2021 ? Kamu perlu tahu dulu informasi penerimaan mahasiswa baru ITB 2020 ini ya.

Jadi, kamu bisa menentukan apakah masih bisa masuk dari SNMPTN ( karena kuotanya lebih kecil, 20% ), SBMPTN, USM ITB, atau IUP ( kelas internasional ).

Yuk kita simak informasi lengkapnya.

Institut Teknologi Bandung (ITB) menerima 6.491 mahasiswa baru tahun akademik 2020-2021. Mahasiswa baru itu terdiri dari

  • 3.905 orang Program Sarjana
  • 1.971 mahasiswa Program Magister.
  • 212 mahasiswa Program Doktor
  • 111 mahasiswa Program Apoteker
  • 292 mahasiswa Program Profesi Insinyur.

Jadi, khusus buat kamu yang mau ikut UTBK 2021 ( S1 ), sudah tahu kan kuotanya ?

Kalau dilihat dari sebaran provinsinya

  • sekitar 65 persen dari para mahasiswa baru ITB itu berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.
  • Sementara 17 persen lainnya asal Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur.
  • Adapun dari luar Jawa sebanyak 18 persen.

Untuk rentang usianya, mahasiswa termuda untuk Program Sarjana adalah 15 tahun, Program Magister 19 tahun, dan Program Doktor 23 tahun.

Untuk distribusi gender, 51 persen mahasiswa baru Program Sarjana adalah wanita dan 49 persen adalah laki-laki. Kemudian untuk Program Magister sebanyak 45 persen wanita dan 55 persen laki-laki dan Program Doktor 40 persen wanita dan 60 persen laki-laki

SALMAN Maestro

Super Serius. Super Fokus. Super Siap

Bimbingan multi program offline & online khusus alumni untuk persiapan masuk jurusan impian kamu di ITB

Untuk mengawali, kamu yang ingin jadi mahasiswa ITB harus tahu dulu prasyaratnya. Penerimaan mahasiswa baru ITB itu mensyaratkan tidak boleh buta warna ya

Fakultas/Sekolah/Program Studi

Persyaratan

Keterangan

SITH

Tidak boleh buta warna total maupun buta warna parsial

 

SF

Tidak boleh buta warna total maupun buta warna parsial

 

FTTM

Tidak boleh buta warna total maupun buta warna parsial

 

FSRD

Tidak boleh buta warna total maupun buta warna parsial

 

Kimia – FMIPA

Tidak boleh buta warna total maupun buta warna parsial

Pada saat Penjurusan di ITB

Teknik Geologi – FITB

Tidak boleh buta warna total maupun buta warna parsial

Pada saat Penjurusan di ITB

Teknik Kimia – FTI

Tidak boleh buta warna total maupun buta warna parsial

Pada saat Penjurusan di ITB

Melalui jalur SNMPTN, sebanyak 1.470 orang diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) Adapun, pendaftar pada SNMPTN tahun ini di ITB mencapai 14.000 peserta.

Sekretaris Institut ITB, Widjaja Martokusumo, menyatakan, ITB pun menerima jumlah peserta SNMPTN di atas rata-rata. Rata-rata penerimaan jalur SNMPTN di PTN ialah 20 persen.

Sedangkan persentase dari kuota penerimaan mahasiswa baru ITB jalur SNMPTN yaitu 35 persen. Untuk jalur SBMPTN dan Seleksi Mandiri ITB menyediakan kuota masing – masing 30 persen kuota bagi calon mahasiswa baru di tingkat S1.

Daya tampung program studi SNMPTN ITB  kelompok SAINTEK

No. Kode Program Studi Daya TampungPortofolio
13321011FAKULTAS ILMU DAN TEKNOLOGI KEBUMIAN (FITB) 98 
23321034FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (FMIPA) 157 
33321026FAKULTAS TEKNIK PERTAMBANGAN DAN PERMINYAKAN (FTTM) 120 
43321177FAKULTAS TEKNIK PERTAMBANGAN DAN PERMINYAKAN (FTTM) – KAMPUS CIREBON 42 
53321185FAKULTAS ILMU DAN TEKNOLOGI KEBUMIAN (FITB) – KAMPUS CIREBON 14 
63321096FAKULTAS TEKNIK MESIN DAN DIRGANTARA (FTMD) 105 
73321131FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN (FTSL) – KAMPUS JATINANGOR 28 
83321042FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN (FTSL) – Kampus Ganesa 119 
93321154FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI) – KAMPUS CIREBON 17 
103321081FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI) – Kampus Ganesa 126 
113321146FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI) – KAMPUS JATINANGOR 28 
123321162SEKOLAH ARSITEKTUR, PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KEBIJAKAN (SAPPK) – KAMPUS CIREBON 12 
133321107SEKOLAH ARSITEKTUR, PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN KEBIJAKAN 59 
143321057SEKOLAH FARMASI (SF) 52 
153321123SEKOLAH ILMU DAN TEKNOLOGI HAYATI – PROGRAM REKAYASA 70 
163321065SEKOLAH ILMU DAN TEKNOLOGI HAYATI – PROGRAM SAINS 42 
173321073SEKOLAH TEKNIK ELEKTRO DAN INFORMATIKA (STEI) 

182

Daya tampung program studi SNMPTN ITB  kelompok SOSHUM

 Kode Program Studi Daya TampungPortofolio
183322014FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN (FSRD) 87SENI RUPA, DESAIN, DAN KRIYA
193322037FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN (FSRD) – KAMPUS CIREBON 10SENI RUPA, DESAIN, DAN KRIYA
203322022SEKOLAH BISNIS DAN MANAJEMEN (SBM) 98

 

Berikut ini adalah data tingkat kesulitan relatif masing-masing fakultas/sekolah di ITB berdasarkan keketatan penerimaan mahasiswa baru ITB (diurutkan berdasarkan abjad) : 

Fakultas/SekolahTingkat Kesulitan Relatif
Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB)Sangat Tinggi
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Fakultas Teknologi Industri (FTI) – Kampus Ganesa
Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) – Kampus Ganesa
Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) – Program Rekayasa
Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)
Fakultas Teknologi Industri (FTI) – Kampus CirebonLebih Tinggi
Fakultas Teknologi Industri (FTI) – Kampus Jatinangor
Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) – Kampus Jatinangor
Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) – Kampus Cirebon
Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) – Kampus Cirebon
Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD)Tinggi
Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) – Kampus Ganesa
Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) – Kampus Ganesa
Sekolah Farmasi (SF)
Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) – Program Sains

EARLY BIRD

Daftar CAMP Lebih Awal. Dapat DISKON 3 Juta

Bonus Try Out setiap bulan ( mulai September )

Bonus eBook soal prediksi setiap bulan

Bonus akses bank soal latihan

Early bird berakhir dalam
00 hari 00 jam 00 menit 00 detik

Periode Early Bird

Masukkan data yang diperlukan untuk mengklaim diskon program SALMAN Camp

Sekarang kita lihat bagaimana penerimaan mahasiswa baru ITB melalui jalur SBMPTN ya.

Sekali-kali, SALMAN mulai dengan biaya kuliah/semesteran/UKT nya

Biaya pendidikan per semester bagi mahasiswa yang diterima di ITB melalui SBMPTN (dalam bentuk Uang Kuliah Tunggal/UKT) adalah sebagai berikut (dalam rupiah):

Fakultas/SekolahUKT5/semUKT4/semUKT3/semUKT2/semUKT1/sem
Selain Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)Rp. 12.500.000,-Rp. 8.750.000,-Rp. 5.000.000,-Rp. 1.000.000,-Rp. 0,-
Sekolah Bisnis dan ManajemenRp. 20.000.000,-Rp. 14.000.000,-Rp. 8.000.000,-Rp. 1.000.000,-Rp. 0,-

Seluruh calon mahasiswa ITB secara otomatis akan dikenakan besaran UKT5, sesuai Fakultas/Sekolah yang menerimanya. Untuk informasi selengkapnya bisa dilihat di website berikut ya.

Sebanyak 1.474 orang calon mahasiswa dinyatakan lolos dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 di Institut Teknologi Bandung (ITB).

NONAMADAYA TAMPUNG 2020PEMINAT 2019JENIS PORTOFOLIO
1FAK. ILMU DAN TEKNOLOGI KEBUMIAN (FITB)98589Tidak Ada
2FAK. TEKNIK PERTAMB. & PERMINYAKAN (FTTM)121758Tidak Ada
3FAK. MATEMATIKA & ILMU PENGET. ALAM (FMIPA)158992Tidak Ada
4FAKULTAS TEKNIK SIPIL & LINGKUNGAN (FTSL) – KAMPUS GANESA119822Tidak Ada
5SEKOLAH FARMASI (SF)53467Tidak Ada
6SEKOLAH ILMU & TEKNO. HAYATI – PROG. SAINS42443Tidak Ada
7SEKOLAH TEK. ELEKTRO & INFORMATIKA (STEI)1821.478Tidak Ada
8FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI) – KAMPUS GANESA126714Tidak Ada
9FAKULTAS TEKNIK MESIN & DIRGANTARA (FTMD)105793Tidak Ada
10SEK. ARSITEKTUR, PERENC & PENGEMB KEBIJAKAN60624Tidak Ada
11SEKOLAH ILMU & TEKNO HAYATI – PROG REKAYASA70430Tidak Ada
12FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN (FTSL) – KAMPUS JATINANGOR28227Tidak Ada
13FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI) – KAMPUS JATINANGOR28188Tidak Ada
14FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI) – KAMPUS CIREBON18235Tidak Ada
15SEK. ARSITEKTUR, PERENC & PENGEMB KEBIJAKAN (SAPPK) – KAMPUS CIREBON13147Tidak Ada
16FAK. TEKNIK PERTAMB. & PERMINYAKAN (FTTM) – KAMPUS CIREBON42381Tidak Ada
17FAKULTAS ILMU DAN TEKNOLOGI KEBUMIAN (FITB) – KAMPUS CIREBON140Tidak Ada
NONAMADAYA TAMPUNG 2020PEMINAT 2019JENIS PORTOFOLIO
1FAKULTAS SENIRUPA DAN DESAIN (FSRD)881.151Seni Rupa, Desain, dan Kriya
2SEKOLAH BISNIS DAN MANAJEMEN (SBM)981.389Tidak Ada
3FAKULTAS SENIRUPA DAN DESAIN (FSRD) – KAMPUS CIREBON1182Seni Rupa, Desain, dan Kriya

 Total 1.513 orang peserta lolos Seleksi Mandiri Institut Teknologi Bandung (ITB) dari 22.750 orang pendaftar.

Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Institut Teknologi Bandung (ITB) Naomi Haswanto mengatakan, berdasarkan data dari Direktorat Pendidikan ITB, 1.513 peserta SM-ITB yang diterima di ITB tersebut mewakili 29 provinsi.

Komposisinya 50,2 persen laki-laki dan 49,8 persen perempuan.

Dari data tersebut, sebanyak 64 persen dari DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, 21 persen dari Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan 15 persen dari luar Jawa.

Dari laman resmi penerimaan mahasiswa baru ITB, biaya pendidikan bagi mahasiswa yang diterima di ITB melalui Seleksi Mandiri ITB (dalam bentuk Uang Kuliah Tunggal/UKT per semester dan Iuran Pengembangan Institusi) adalah sebagai berikut (dalam rupiah):

Fakultas/Sekolah UKT5/sem Iuran Pengembangan Institusi
Selain Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Rp. 25.000.000,- minimum Rp. 25.000.000,-
Sekolah Bisnis dan Manajemen Rp. 25.000.000,- minimum Rp. 40.000.000

SALMAN ONLINE

Les Darimana Saja Lewat Hape atau Laptop

Tidak habis waktu. Tidak capek bepergian. Tutor terbaik kami siap dampingi kamu belajar untuk menghadapi kesulitan belajar di sekolah, persiapan UTBK, Kedinasan hingga Ujian Mandiri

Berikut ini adalah data keketatan jalur Seleksi Mandiri ITB berdasarkan jumlah peminat dan penerimaan.

Fakultas/Sekolah/Program StudiPeminatTerimaKeketatan
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)25979826,5
Astronomi – Program Peminatan7137101,9
Kimia – Program Peminatan10771289,8
Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) – Program Sains5391244,9
Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) – Program Rekayasa15696125,7
Teknologi Pasca Panen – Program Peminatan7951746,8
Sekolah Farmasi (SF)15225527,7
Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) – Kampus Ganesa15116423,6
Meteorologi –  Program Peminatan7176119,5
Oseanografi – Program Peminatan8328104,0
Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) – Kampus Ganesa10498312,6
Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) – Kampus Cirebon3891920,5
Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)173211714,8
Teknik Telekomunikasi – Program Peminatan7511168,3
Teknik Biomedis – Program Peminatan145614104,0
Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) – Kampus Ganesa23988926,9
Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) – Kampus Jatinangor8802436,7
Fakultas Teknologi Industri (FTI) – Kampus Ganesa19457326,6
Teknik Fisika – Program Peminatan7117101,6
Manajemen Rekayasa Industri – Program Peminatan14931693,3
Fakultas Teknologi Industri (FTI) – Kampus Jatinangor8092138,5
Fakultas Teknologi Industri (FTI) – Kampus Cirebon7022924,2
Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD)11696817,2
Teknik Material – Program Peminatan8311175,5
Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) – Kampus Ganesa12734329,6
Perencanaan Wilayah dan Kota – Program Peminatan18018225,1
Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) – Kampus Cirebon5522423,0
Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) – Kampus Ganesa8086811,9
Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) – Kampus Cirebon202922,4
Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)28457736,9
Kewirausahaan – Program Peminatan20942583,8

SALMAN Homecoming

Les Privat Dirumah aja

Tutor terbaik datang kerumah untuk membimbing kamu belajar. Tersedia di berbagai kota besar di Indonesia.

Sedangkan untuk jalur International Undergraduate Program ( IUP ) / Kelas Internasional ITB, tahun 2020 membuka 4 gelombang penerimaan.

IUP dibuka untuk prodi berikut

  • Sains dan Teknologi Farmasi, yang masuk dalam Sekolah Farmasi
  • Farmasi klinis dan komunitas, yang masuk dalam Sekolah Farmasi
  • Teknik lingkungan, yang masuk dalam Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan
  • Teknik kimia, yang masuk dalam Fakultas Teknologi Industri
  • Teknik mekanik yang masuk dalam Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara
  • Manajemen, yang masuk dalam Sekolah Bisnis dan Manajemen.

Untuk informasi selengkapnya mengenai jalur penerimaan ini, silahkan mengunjungi website berikut ya.

SNMPTN, SBMPTN, Seleksi Mandiri atau ikut IUP ITB ? Pastikan kamu bersiap sebaik mungkin ya !

 
 

Bersama SALMAN

Sukses Jadi Mahasiswa/i di PTN Impian Kamu !

Online atau offline. Kami siap. Pilih program sesuai kebutuhan dan cara belajar kamu. Sampai bertemu di kelas.

Informasi Seleksi Mandiri SM ITB 2020

Informasi Seleksi Mandiri SM ITB 2020

Informasi SM ITB 2020 Institut Teknologi Bandung

Setelah informasi tentang jalur mandiri UI, UGM dan Undip. Sekarang Salman berikan informasi soal SM ITB 2020 alias Seleksi Mandiri Institut Teknologi Bandung ya. Buat kamu yang mungkin ketinggalan info – info sebelumnya, bisa mengunjungi link berikut.

Sebelumnya, ITB berkukuh pada 2 (dua) hasil seleksi yaitu SNMPTN dan SBMPTN untuk menjaring calon mahasiswa baru. Beberapa tahun seleksi mandiri ITB tidak diadakan. Padahal tentu peminatnya banyak sekali.

Alhamdulilah SM ITB 2020 diadakan. Karena seleksi Mandiri ITB memberi kesempatan ke-3 bagi calon mahasiswa yang berminat mengikuti pendidikan program sarjana di ITB.

Mengutip dari website resmi SM ITB 2020, Seleksi Mandiri ITB juga mempertimbangkan kesempatan yang berimbang dan adil bagi siswa/I yang berasal dari sekolah menengah baik di pulau Jawa maupun di luar pulau Jawa sebagai bagian peran ITB untuk mendorong kemajuan pendidikan nasional.

Yuk kita lihat informasinya di artikel ini

Jadi mahasiswa ITB ? Wah. Tentu banyak yang mau. 

Tidak hanya soal gengsinya. ITB menawarkan kita kesempatan mendapatkan pendidikan tinggi di salah satu PTN terbaik di  Indonesia

Eh, tapi kamu tau ga sih seberapa ketat masuk ITB itu ? Salman punya data resminya nih.

Coba di cek dulu bagaimana persaingan di jurusan favorit mu ya

Informasi ketetatan ITB. Resmi dari website usm.itb.ac.id ( Update 5 Mei 2020 )

Program perminatan di SM ITB 2020

Salah satu yang berbeda dari SM ITB 2020 adalah adanya program perminatan. Terdapat 12 program studi yang ditawarkan, yaitu :

  1. Program Studi Astronomi (FMIPA)

  2. Program Studi Kimia (FMIPA)

  3. Program Studi Meteorologi (FITB)

  4. Program Studi Oseanografi (FITB)

  5. Program Studi Teknik Fisika (FTI – Kampus Ganesa)

  6. Program Studi Manajemen Rekayasa Industri (FTI – Kampus Ganesa)

  7. Program Studi Teknik Material (FTMD)

  8. Program Studi Teknik Telekomunikasi (STEI)

  9. Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (SAPPK – Kampus Ganesa)

  10. Program Studi Teknologi Pasca Panen (SITH – Program Rekayasa)

  11. Program Studi Teknik Biomedis (STEI)

  12. Program Studi Kewirausahaan (SBM)

Tapi, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan calon mahasiswa dari SM ITB 2020:

  • Program Peminatan ITB merupakan bagian dari pelaksanaan Seleksi Mandiri (SM) – ITB.

  • Calon peserta Program Peminatan ITB 2020 harus melakukan pendaftaran di laman Seleksi Mandiri (SM) – ITB, seperti peserta Seleksi Mandiri (SM) – ITB lainnya. Pendaftaran ke Program Peminatan ITB dilaksanakan pada saat melakukan pilihan program studi/sekolah/fakultas tujuan.

  • Peserta Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) 2020 tidak diperkenankan untuk memilih lebih dari 1 (satu) program studi dalam Fakultas/Sekolah yang sama. Laman Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) 2020 akan menghentikan proses pendaftaran bila siswa berusaha mengisikan pilihan yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

  • Peserta yang diterima di ITB melalui Program Peminatan ITB, Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) 2020, akan mengikuti perkuliahan tahun pertama di Fakultas/Sekolah yang bersangkutan. Namun pada tahun ke dua, mahasiswa yang bersangkutan akan langsung ditempatkan di program studi yang menerimanya di Program Peminatan ITB. Mahasiswa yang bersangkutan tidak diperkenankan untuk memilih program  studi lain atau mengajukan permohonan pindah dari program studi yang menyatakan menerimanya tersebut.

Mekanisme Pendaftaran SM ITB 2020

Calon peserta SM ITB 2020 harus melaksanakan pendaftaran online di laman https://usm.itb.ac.id 

Selain itu, setiap calon peserta juga harus memenuhi persyaratan berikut

  • SM ITB 2020 diprioritaskan bagi calon mahasiswa yang belum diterima melalui jalur seleksi SNMPTN/SBMPTN atau seleksi program Kelas Internasional ITB tahun 2020.
  • Berasal dari SMA/MA jurusan IPA atau SMA/MA jurusan IPS, dengan tahun ijazah 2018, 2019, atau 2020.
  • Memiliki NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) dan NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional).
  • Memiliki data prestasi akademik (nilai rapor) yang tercatat di Pangkalan Data Siswa dan Sekolah (PDSS) dan mengunggah nilai Rapor semester 1 s.d. semester 5.
  • Memiliki nilai UTBK SBMPTN 2020.
  • Tidak diterima sebagai calon mahasiswa ITB melalui jalur seleksi SNMPTN/SBMPTN atau seleksi program Kelas Internasional ITB tahun 2020.
  • Menyelesaikan pendaftaran calon peserta Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) 2020 di laman https://usm.itb.ac.id, dengan tahapan sebagai berikut :
    1. Mendaftarkan diri dengan menggunakan Nama lengkap (sesuai Akta Kelahiran), Tanggal Lahir (sesuai Akta Kelahiran), NISN, NPSN, serta alamat e-mail yang aktif.
      • ITB akan menyampaikan nomor peserta SM-ITB 2019 dan password ke alamat e-mail masing-masing calon peserta.
      • Masing-masing calon peserta hanya diperkenankan memiliki 1 account pendaftaran SM-ITB 2020.
    2. Mengisikan data pribadi dan data asal sekolah, sesuai dengan keadaan sebenarnya.
    3. Mengisikan nilai rapor dan mengunggah hasil scan rapor semester 1 s.d. semester 5. Nilai rapor yang diisikan dan diunggah adalah nilai pengetahuan/kognitif, pada skala 100. Hasil scan rapor semester 1 s.d. semester 5. diunggah dalam 1 file format pdf, dengan ukuran maksimum 5 Mb. Bila terdapat lebih dari 1 nilai Matematika atau lebih dari 1 nilai Bahasa Inggris dalam semester yang sama, silakan gunakan nilai mata pelajaran wajib.
    4. Mengisikan nomor peserta dan nilai UTBK SBMPTN 2020 serta mengunggah sertifikat UTBK SBMPTN 2020. Kelompok uji dan sertifikat UTBK yang diunggah harus sesuai dengan ketentuan mengenai Fakultas/Sekolah/Program Studi yang akan dipilih calon peserta. Bila calon peserta memiliki lebih dari 1 sertifikat UTBK, silakan dipilih sendiri sertifikat UTBK yang akan diunggah dan diisikan nilainya. Calon peserta hanya dapat mengunggah 1 sertifikat UTBK saja dalam format pdf. Bila calon mahasiswa mendaftarkan diri sebagai peserta SBMPTN 2020, dapat mengisikan no. peserta SBMPTN (opsional).
    5. Melakukan pemilihan Fakultas/Sekolah/Program Studi yang dituju di ITB, sesuai dengan jurusan asal sekolah dan kelompok UTBK SBMPTN 2020. Calon peserta dapat memilih maksimum 2 pilihan Fakultas/Sekolah/Program Studi pada pelaksanaan SM-ITB 2020.
    6. Mengunggah hasil scan Akta Kelahiran asli dalam format pdf.
    7. Mengunggah Pas Foto berwarna terbaru (bukan foto selfie/foto media sosial), dalam format jpg.
    8. Mengunggah hasil scan bukti kelulusan SMA, dengan ketentuan sebagai berikut :
      • Bagi lulusan tahun 2018 dan 2019, mengunggah hasil scan Ijazah asli, dalam format pdf, maksimum 1 Mb.
      • Bagi lulusan tahun 2020, mengunggah hasil scan Surat Keterangan Lulus Sementara/Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional yang dilengkapi foto calon peserta (cap sekolah dan tanda tangan kepala sekolah harus mengenai foto calon peserta SM-ITB 2020) dalam format pdf, maksimum 1 Mb.
    9. Mengunggah Surat Keterangan Bebas Buta Warna (total dan parsial) dari Dokter Spesialis Mata (Surat Keterangan Bebas Buta Warna dari Dokter Umum/Non Spesialis Mata tidak dapat digunakan), sesuai dengan format yang telah ditentukan, bagi peminat :
      • Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) – Program Rekayasa
      • Sekolah Farmasi (SF)
      • Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) – Kampus Ganesa
      • Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) – Kampus Cirebon
      • Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) – Kampus Ganesa
      • Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) – Kampus Cirebon
      • Program Studi Kimia (FMIPA)
      • Program Studi Teknologi Pasca Panen (SITH – Program Rekayasa)
      • Program Studi Teknik Geologi (FITB)
      • Program Studi Teknik Kimia (FTI – Kampus Ganesa)
    10. Melakukan pelunasan biaya seleksi ke nomor rekening virtual yang tercantum di laman pendaftaran masing-masing calon peserta. Ketentuan mengenai biaya seleksi yang harus dilunasi saat ini belum dapat disampaikan, karena masih dalam tahap kajian di ITB.
    11. Melakukan finalisasi pendaftaran, mengisi data ekonomi, dan pencetakan Kartu Peserta Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) 2020. Setelah finalisasi dilakukan, peserta tidak dapat melakukan perubahan/perbaikan data untuk alasan apa pun.
  • Khusus untuk pendaftar ke FSRD-G dan FSRD-C, mengikuti Tes Keterampilan. Jadwal dan lokasi rinci pelaksanaan Tes Keterampilan dapat diperoleh di Kartu Tanda Peserta SM-ITB 2020. 
  • Ketentuan pelaksanaan Tes Keterampilan pada pelaksanaan SM-ITB adalah sebagai berikut :
    • Tes Keterampilan yang akan diselenggarakan di Gd. Kuliah Umum, ITB Kampus Jatinangor. Peserta diwajibkan hadir di lokasi 30 menit sebelum pelaksanaan ujian, untuk melakukan registrasi.
    • Kelengkapan Pelaksanaan Tes Keterampilan SM-ITB :
      • Kartu Peserta SM-ITB 2020
      • Pensil ukuran 2B, 3B, 4B, 5B, dan 6B, rautan pensil, serta penghapus pensil
      • Alat untuk mewarnai, misalnya Pensil Warna, Crayon, Pastel, Spidol Warna, Ballpoin Warna, dll
      • Papan Alas Gambar ukuran A3
      • Tidak diperkenankan membawa penggaris
      • Mengenakan seragam sekolah/sejenis (kemeja putih, rok/celana kain, bukan jeans) serta mengenakan sepatu tertutup.
  • Pendaftaran peserta Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) 2020 dinyatakan selesai setelah calon peserta melakukan cetak Kartu Peserta Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) 2020. Calon peserta yang belum menyelesaikan pengisian data/pengunggahan dokumen persyaratan hingga akhir masa pendaftaran dan/atau belum melakukan finalisasi pendaftaran/pencetakan Kartu Peserta Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) 2020 akan dinyatakan belum menyelesaikan pendaftaran dan tidak akan diikutsertakan dalam proses seleksi.
  • Penyelenggaraan SM-ITB menggunakan nilai UTBK, nilai rapor, dan khusus bagi pendaftar FSRD wajib mengikuti Tes Keterampilan (sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan). Untuk peserta pendaftar fakultas/sekolah non FSRD, seleksi didasarkan pada deskt evaluation atas nilai UTBK dan nilai rapor, tidak ada pelaksanaan tes.

Khusus peminat FSRD diharuskan mengikuti Tes Keterampilan yang akan diselenggarakan di ITB Kampus Jatinangor. Ketentuan pelaksanaan Tes Keterampilan tersebut adalah sebagai berikut :

  • Tes Keterampilan hanya ditujukan bagi pemilih FSRD saja. Peserta yang tidak memilih FSRD tidak perlu mengikuti Tes Keterampilan.
  • Peserta hanya dapat melaksanakan Tes Keterampilan pada waktu dan tempat yang telah ditetapkan ITB dan tidak dapat mengajukan perubahan waktu dan/atau tempat pelaksanaan Tes Keterampilan dengan alasan apa pun.

Ini bagian yang paling ditunggu – tunggu nih. Kapan pendaftaran SM ITB 2020 dibuka ?

Mengutip dari informasi di website resminya, jadwal pendaftaran SM ITB 2020 adalah sebagai berikut

  • Pendaftaran Peserta Seleksi Mandiri ITB : 1 – 23 Juli 2020
  • Pelaksanaan Ujian Seni Rupa bagi peminat FSRD : akan disampaikan kemudian
  • Pengumuman Hasil Seleksi Mandiri ITB : akan disampaikan kemudian

Jadwal pelaksanaan Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) tahun 2020 tersebut masih mungkin mengalami perubahan, terkait kondisi kejadian luar biasa wabah Covid-19.

Jadi memang ya, semua harus bisa menyesuaikan dengan kondisi pandemi ini.

Nah, terus berapa sih biaya berkuliah di ITB lewat jalur SM ITB 2020 ?

Dari informasi resmi yang dicantumkan tertulis sebagai berikut

” Ketentuan mengenai biaya seleksi dan biaya pendidikan bagi peserta Seleksi Mandiri ITB (SM-ITB) saat ini belum dapat disampaikan, karena masih dalam tahap kajian di ITB “

Jadi, jangan percaya sama kabar burung ya. Pastikan kamu mengecek informasi mengenai SM ITB 2020  hanya dari sumber terpercaya.

Semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat ya

Update terus kabar mu

Kami rutin mengirimkan info soal info masuk PTN, beasiswa dan berbagai tips lho

Dapatkan Info Rutin & Eksklusif

Tentang jalur masuk PTN, Beasiswa dan tips bermanfaaat

Powered by Kirim.Email

15 Jurusan Saintek Di UI, UGM, dan ITB Yang Paling Ketat Di UTBK 2019

15 Jurusan Saintek Di UI, UGM, dan ITB Yang Paling Ketat Di UTBK 2019

header blog 15 jurusan ui itb ugm paling ketat di sbmptn 2019

Kamu mau dong kuliah di UI, ITB atau UGM ?

Secara kampus besar Indonesia yah. Kualitasnya bagus. Gengsinya tinggi. Peminatnya juga tentu banyak dong. Hehe

Nah, buat ngebantu kamu, kami sajikan data jurusan Saintek yang paling ketat di SBMPTN buat ketiga kampus tersebut yah

Jurusan Saintek di UI paling ketat di SBMPTN 2019

1. Pendidikan Kedokteran

  • Rata-rata UTBK: 747,93
  • UTBK terendah/passing grade: 724,38
  • UTBK tertinggi: 798,55

2. Ilmu Komputer

  • Rata-rata UTBK: 712,41
  • UTBK terendah/passing grade: 685,96
  • UTBK tertinggi: 798,66

3. Aktuaria

  • Rata-rata UTBK: 716,32
  • UTBK terendah/passing grade: 681,72
  • UTBK tertinggi: 782,33

4. Arsitektur Interior

  • Rata-rata UTBK: 681,69
  • UTBK terendah/passing grade: 663,43
  • UTBK tertinggi: 716,80

5. Teknik Industri

  • Rata-rata UTBK: 690,30
  • UTBK terendah/passing grade: 663,30
  • UTBK tertinggi: 734,80

Jurusan Saintek di ITB paling ketat di SBMPTN 2019

1. Sekolah Tinggi Elektro dan Informatika (STEI)

  • Rata-rata UTBK: 716,69
  • UTBK terendah/passing grade: 684,45
  • UTBK tertinggi: 798,31

2. Fakultas Teknologi Industri (Kampus Ganesha)

  • Rata-rata UTBK: 710,97
  • UTBK terendah/passing grade: 680,99
  • UTBK tertinggi: 772,10

3. Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD)

  • Rata-rata UTBK: 710,29
  • UTBK terendah/passing grade: 676,94
  • UTBK tertinggi: 785,42

4. Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) Kampus Ganesha

  • Rata-rata UTBK: 693,77
  • UTBK terendah/passing grade: 665,04
  • UTBK tertinggi: 765,28

5. Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan

  • Rata-rata UTBK: 693,39
  • UTBK terendah/passing grade: 664,66
  • UTBK tertinggi: 750,92
informasi jurusan yang ada di ITB silahkan kunjungi disini yah
 

Jurusan Saintek di UGM paling ketat di SBMPTN 2019

1. Kedokteran

  • Rata-rata UTBK: 725,21
  • UTBK terendah/passing grade: 689,05
  • UTBK tertinggi: 809,04

2. Statistika

  • Rata-rata UTBK: 688,41
  • UTBK terendah/passing grade: 669,68
  • UTBK tertinggi: 740,11

3. Ilmu Aktuaria

  • Rata-rata UTBK: 685,55
  • UTBK terendah/passing grade: 665,53
  • UTBK tertinggi: 732,55

4. Teknologi Informasi

  • Rata-rata UTBK: 685,93
  • UTBK terendah/passing grade: 663,34
  • UTBK tertinggi: 749,70

5. Teknik Kimia

  • Rata-rata UTBK: 690,04
  • UTBK terendah/passing grade: 662,78
  • UTBK tertinggi: 775,68
Informasi lengkap jurusan – jurusan yang ada di UGM klik disini yah
 
Semoga informasi ini bemanfaat buat kamu yang sedang mempersiapkan SBMPTN 2020 untuk masuk UI, ITB dan UGM yah.
 
Oh iya, program bimbingan intensif persiapan SBMPTN 2020 Super Camp SBPMTN sudah dibuka. Kalau kamu daftar lebih awal, biayanya lebih murah lho. Klik disini untuk dapat infonya ya

Baca juga informasi lainnya

Download GRATIS Kumpulan Soal SBMPTN

Bimbel Salman mengumpulkan kumpulan soal SBMPTN dari tahun 2005 ( SPMB ) – 2018 yang berasal dari berbagai sumber

Silahkan kamu download untuk persiapan kamu belajar menghadapi SBMPTN ya

Download dengan mengklik tombol dibawah

Ribuan Soal GRATIS Download !

Masukkin nama dan email aktif kamu ya 🙂
Biaya Kuliah ITB Mahal Banged ? Hoax atau Bukan ?

Biaya Kuliah ITB Mahal Banged ? Hoax atau Bukan ?

Sungguhan deh. Tadinya Salman tu mau nulis tentang salah satu PTN di Jawa Timur. Tapi, karena di salah satu grup yang Salman ikuti lagi rame tentang Biaya Kuliah ITB , jadinya Salman memutuskan nulis tentang ITB. Hehe.

Gapapa ya ?

Jujur sih. Memang seinget saya waktu zaman mau kuliah dulu, masuk ITB tuh udah khawatir duluan. Utamanya karena biayanya.

Waktu itu seinget saya sih, biaya masuk ( uang pangkal ? ) ITB itu bisa sampai 55 juta lho. Ini tentu mahal sekali buat kebanyakan pelajar.

Apalagi biaya kuliah dari ujian mandirinya. Wah… bikin ga tenang.

Terus sekarang gimana ?

  • Apakah biaya uang pangkal ITB masih mahal ?
  • Apakah ITB ada ujian mandiri ?
  • Apakah ada beasiswa atau bidik misi di kampus ITB ?

Dari pada nebak – nebak begitu, sekalian bahas Biaya Kuliah ITB, yuk kita jawab  pertanyaan – pertanyaan kamu itu.

Mahasiswa ITB

Biaya kuliah ITB mahal ?

Nah, tempo hari sempat ramai. Dan sepertinya banyak yang masih belum mendapatkan info resminya.

Sebenarnya, sejak tahun 2013 itu sudah tidak ada lagi ” uang pangkal ” di PTN. Utamanya untuk mereka yang masuk melalui jalur SNMPTN & SBMPTN

Waspadai Berbagai Hal Yang Jadi Kesalahan Saat Mendaftar SNMPTN Ini

Tentu berbeda jika masuk lewat ujian mandiri ya. Karena itu adalah seleksi masuk yang diadakan internal masing – masing kampus.

Sejak tahun 2011, ITB tidak melaksanakan seleksi penerimaan mahasiswa baru program sarjana melalui jalur seleksi secara mandiri. Sehingga pelajar masuk hanya lewat SNMPTN & SBMPTN.

Dengan kata lain komponen biaya kuliah ITB tidak ada uang pangkalnya ya. Alias,

kabar bahwa masuk ITB bayar uang pangkal 55 - 57 juta itu hoax Click To Tweet

Terus, berapa dong biayanya ??

Jawaban pertama, uang pangkalnya ga ada alias Rp0 ya. Nah, terus gimana dengan biaya semesterannya ??

Secara garis besar, pembiayaan nya dibagi 2. Yaitu untuk sarjana reguler dan sarjana non – reguler ( kelas internasional )

Nah, sarjana reguler kategorinya dibagi menjadi Sekolah Bisnis Manajemen (SBM) dan non-SBM

Lengkapnya seperti ini ya

 

Program Fakultas/Sekolah Biaya Pendidikan Keterangan
Reguler Non Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Rp. 12.500.000,- per Semester Bagi para mahasiswa yang memerlukan bantuan biaya pendidikan dan memenuhi kriteria yang ditentukan, disediakan bantuan biaya pendidikan yang disesuaikan dengan kemampuan ekonomi orang tua.
Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Rp. 20.000.000,- per Semester Tidak menawarkan subsidi, kecuali Beasiswa Bidikmisi
Non Reguler (Program Internasional) Non Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Rp. 30.000.000,- per Semester Tidak menawarkan subsidi
Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Rp. 40.000.000,- per Semester Tidak menawarkan subsidi

( informasi terakhir 3 Maret 2018 )

Tentang mengajukan keringanan biaya kuliah ITB

Iya tau. Kamu mau tanya ini kan ?

Ada keringanan Uang Kuliah Tunggal ( UKT ) di ITB.

Subsidi UKT diberikan ITB bagi calon mahasiswa yang tidak mampu secara ekonomi, dengan besaran subsidi yang akan ditentukan oleh ITB berdasarkan data ekonomi mahasiswa yang bersangkutan.

Mekanisme penentuan subsidi UKT tersebut akan disampaikan kepada calon mahasiswa setelah yang bersangkutan dinyatakan lulus dari salah satu sistem seleksi mahasiswa baru (SNMPTN atau SBMPTN) di ITB.

Jadi, kamu baru akan tahu info lengkap keringanan biaya kuliah ITB setelah jelas diterima ya.

Nah, tapi ada pengecualian ya.

Untuk SBM ITB tidak ada keringan UKT ya. Kecuali mereka yang mengajukan Bidik Misi.

Lihat persyaratan Beasiswa Bidik Misi 2018 disini

 

Tentang jurusan – jurusan yang ada di ITB

ITB memang unik.

Jadi, sejak tahun 2006, ITB mengharuskan mahasiswa barunya menjadi ” mahasiswa fakultas / sekolah ” sebelum nantinya di jurusan masing – masing.

Kemudian, mahasiswa baru memilih salah satu program studi serumpun dalam fakultas/sekolah yang sama, pada awal tahun kedua.

Terus. Nah, bisa jadi ini kamu belum tahu. Soalnya ITB melekat banged identitasnya sama kota Bandung ya?

Sebenarnya, saat ini, ITB memiliki 3 lokasi kampus, yaitu di

  1. Bandung (jl. Ganesa no. 10 Bandung)
  2. Jatinangor (jl. Let. Jen. Purn. Dr. (HC). Mashudi no.1 Jatinangor), dan
  3. Cirebon.

Hingga saat ini, sebagian besar mahasiswa ITB masih melaksanakan kegiatan perkuliahan di Kampus ITB Ganesa.

mau masuk ITB ?
Klik gambar

 

Program studi apa saja yang ada di Jatinangor ( Sumedang ) ?

  • Rekayasa Hayati,
  • Rekayasa Pertanian,
  • Rekayasa Kehutanan,
  • Teknologi Pasca Panen,
  • Teknik dan Pengelolaan Sumber Daya Air,
  • Rekayasa Infrastruktur Lingkungan,
  • Teknik Pangan,
  • Teknik Bioenergi dan Kemurgi,
  • Teknik Biomedis, dan
  • Kewirausahaan,

maka pada tahun kedua, kamu yang mengambil program studi-program studi tersebut akan melakukan aktivitas perkuliahan di Kampus ITB Jatinangor.

Selengkapnya adalah sebagai berikut ya

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), terdiri atas program studi :

  • Matematika
  • Fisika
  • Astronomi
  • Kimia

Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH), terdiri atas :

Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati Program Sains, terdiri atas program studi :

  • Biologi
  • Mikrobiologi

Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati Program Rekayasa, terdiri atas program studi :

  • Rekayasa Hayati
  • Rekayasa Pertanian
  • Rekayasa Kehutanan
  • Teknologi Pasca Panen

Sekolah Farmasi (SF), terdiri atas program studi :

  • Sains dan Teknologi Farmasi
  • Farmasi Klinik dan Komunitas

Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB), terdiri atas program studi :

  • Teknik Geologi
  • Teknik Geodesi dan Geomatika
  • Meteorologi
  • Oseanografi

Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM), terdiri atas program studi :

  • Teknik Pertambangan
  • Teknik Perminyakan
  • Teknik Geofisika
  • Teknik Metalurgi

Fakultas Teknologi Industri (FTI), terdiri atas :

Fakultas Teknologi Industri Kampus Ganesa, terdiri atas program studi :

  • Teknik Kimia
  • Teknik Fisika
  • Teknik Industri
  • Manajemen Rekayasa Industri

Fakultas Teknologi Industri Kampus Jatinangor , terdiri atas program studi

  • Teknik Pangan
  • Teknik Bioenergi dan Kemurgi

Fakultas Teknologi Industri Kampus Cirebon, terdiri atas program studi

  • Teknik Industri

Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI), terdiri atas program studi :

  • Teknik Elektro
  • Teknik Informatika
  • Teknik Tenaga Listrik
  • Teknik Telekomunikasi
  • Sistem dan Teknologi Informasi
  • Teknik Biomedis

Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD), terdiri atas program studi :

  • Teknik Mesin
  • Aeronotika dan Astronotika
  • Teknik Material

 

Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL), terdiri atas :

Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan Kampus Ganesa, terdiri atas program studi :

  • Teknik Sipil
  • Teknik Lingkungan
  • Teknik Kelautan

Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan Kampus Jatinangor, terdiri atas program studi :

  • Teknik dan Pengelolaan Sumber Daya Air
  • Rekayasa Infrastruktur Lingkungan

Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK), terdiri atas :

Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) – Kampus Ganesa, terdiri atas program studi :

  • Arsitektur
  • Perencanaan Wilayah dan Kota

Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK) – Kampus Cirebon, terdiri atas program studi :

  • Perencanaan Wilayah dan Kota

B.    Calon mahasiswa yang berasal dari SMA/MA IPA atau SMA/MA IPS dapat memilih :

Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM), terdiri atas program studi :

  • Manajemen
  • Kewirausahaan

C.    Calon mahasiswa yang berasal dari SMA/MA IPA, SMA/MA IPS, SMA/MA BAHASA, atau SMK dapat memilih :

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), terdiri atas :

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) – Kampus Ganesa, terdiri atas program studi :

  • Seni Rupa
  • Kria
  • Desain Interior
  • Desain Komunikasi Visual
  • Desain Produk

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) – Kampus Cirebon, terdiri atas program studi :

  • Kria

Informasi tambahan mengenai jurusan di ITB

Ini sebenarnya juga penting lho

Kamu perlu tahu akreditas jurusan – jurusan di ITB. Agar makin yakin sama pilihan mu.

Tapi, tentu saja, PTN seperti ITB memiliki jurusan – jurusan terbaik yang bisa kamu pilih

Akreditasi Program Studi Sarjana ITB

Berikut adalah daftar akreditasi program studi Sarjana ITB (versi BAN-PT), berdasarkan data bulan Mei 2017 :

No. Program Studi Fakultas Peringkat Akreditasi Nasional Berlaku Hingga
1 Matematika FMIPA A 22 Agustus 2019
2 Fisika FMIPA A 23 Oktober 2019
3 Astronomi FMIPA A 21 Februari 2018
4 Kimia FMIPA A 26 September 2019
5 Mikrobiologi SITH A 29 Agustus 2020
6 Biologi SITH A 10 Oktober 2019
7 Rekayasa Hayati SITH A 21 Maret 2022
8 Rekayasa Pertanian SITH B 10 Januari 2022
9 Rekayasa Kehutanan SITH B  29 Desember 2020
10 Teknologi Pasca Panen SITH Dalam Proses Akreditasi
11 Sains dan Teknologi Farmasi SF A 23 Oktober 2019
12 Farmasi Klinik dan Komunitas SF A 21 Desember 2020
13 Teknik Pertambangan FTTM A 27 Juni 2020
14 Teknik Perminyakan FTTM A 31 Januari 2018
15 Teknik Geofisika FTTM A 23 Mei 2020
16 Teknik Metalurgi FTTM A 31 Januari 2018
17 Teknik Geologi FITB A 27 Juni 2020
18 Meteorologi FITB A 14 November 2020
19 Oseanografi FITB A 3 September 2020
20 Teknik Geodesi dan Geomatika FITB A 13 April 2017
21 Teknik Kimia FTI A 29 Agustus 2020
22 Teknik Fisika FTI A 23 Mei 2020
23 Teknik Industri FTI A 2 Mei 2020
24 Manajemen Rekayasa Industri FTI A 3 September 2020
24 Teknik Pangan FTI Dalam Proses Akreditasi
24 Teknik Bioenergi dan Kemurgi FTI Dalam Proses Akreditasi
25 Teknik Elektro STEI A 28 Februari 2020
26 Teknik Informatika STEI A 29 Agustus 2020
27 Teknik Tenaga Listrik STEI A 31 Januari 2018
28 Teknik Telekomunikasi STEI A 31 Januari 2018
29 Sistem dan Teknologi Informasi STEI A 14 Februari 2018
30 Teknik Biomedis STEI A 10 Januari 2022
31 Teknik Mesin FTMD A 21 Juli 2021
32 Aeronotika dan Astronotika FTMD A 23 Mei 2020
33 Teknik Material FTMD A 12 Desember 2020
34 Teknik Sipil FTSL A 22 Juni 2020
35 Teknik Lingkungan FTSL A 28 Maret 2020
36 Teknik Kelautan FTSL A 29 Agustus 2020
37 Rekayasa Infrastruktur Lingkungan FTSL B 10 Oktober 2019
38 Teknik dan Pengelolaan Sumber Daya Air FTSL C 14 Maret 2020
39 Arsitektur SAPPK A 21 Juli 2021
40 Perencanaan Wilayah dan Kota SAPPK A 2 Mei 2020
41 Seni Rupa FSRD A 23 Mei 2020
42 Kriya FSRD A 7 Agustus 2020
43 Desain Interior FSRD A 1 Agustus 2020
44 Desain Komunikasi Visual FSRD A 28 Desember 2017
45 Desain Produk FSRD A 2 Juni 2021
46 Manajemen SBM A 2 Mei 2020
47 Kewirausahaan SBM A 10 Januari 2022

 

Nah, ini tambahan PENTING juga buat kamu.

Sudah tahu belum seberapa sulit jurusan – jurusan yang mau kamu tuju di ITB ??

Berapa sih tingkat kesulitan relatifnya ??

Fakultas/Sekolah (Urut Abjad)

Tingkat Kesulitan Relatif

Fakultas Teknologi Industri – Kampus Cirebon (FTI-C)

Sangat Tinggi

Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD)

Sangat Tinggi

Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan – Kampus Jatinangor (FTSL-J)

Sangat Tinggi

Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan – Kampus Ganesa (SAPPK-G)

Sangat Tinggi

Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)

Sangat Tinggi

Fakultas Teknologi Industri – Kampus Jatinangor (FTI-J)

Lebih Tinggi

Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan – Kampus Ganesa (FTSL-G)

Lebih Tinggi

Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM)

Lebih Tinggi

Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan – Kampus Cirebon (SAPPK-C)

Lebih Tinggi

Sekolah Farmasi (SF)

Lebih Tinggi

Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB)

Tinggi

Fakultas Matematikan dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)

Tinggi

Fakultas Teknologi Industri – Kampus Ganesa (FTI-G)

Tinggi

Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati – Program Rekayasa (SITH-R)

Tinggi

Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati – Program Sains (SITH-S)

Tinggi

 

Institut Teknologi Bandung memang luar biasa ya ? 😀

Semoga apa yang Salman sampaikan ini bermanfaat ya. Silahkan jika ada yang ingin ditanyakan atau komentar lainnya ya.

 

Kisah Sukses Izzan, Usia 14 Tahun Ketika Lulus SBMPTN

Kisah Sukses Izzan, Usia 14 Tahun Ketika Lulus SBMPTN

Sosok teman kita yang satu ini memang fenomenal. Musa Izzanardi Wijanarko.

Gimana ngga fenomenal, Izzan, sapaan akrabnya, diterima masuk menjadi mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Institut Teknologi Bandung ( ITB) di usianya yang baru 14 tahun. 

Nah, uniknya nih, anak kedua dari pasangan ibu Yanti Herawati (46) dan bapak Mursid Wijanarko (46) ini ternyata tidak pernah bersekolah formal seperti orang kebanyakan.

Ijazah paket C yang didapatkannya pada tahun 2015 lalu menjadi modal untuk mengikuti SBMPTN 2017.  Ijazah paket A (SD) diambil waktu dia umur 8 tahun

Izza Pernah Tidak Naik Kelas

Menurut sang mama, kejeniusan Izzan mulai terlihat ketika usiannya masih 3 tahun. Buku-buku tentang tokoh-tokoh fisika dan matematika menjadi bacaan wajibnya sehari-hari.

“Izzan pernah enggak naik dari TK A ke TK B karena waktu di sekolah alam cuma main terus enggak mau belajar dan tidak mampu mengikuti kegiatan di kelas. Akhirnya saya ajari sendiri di rumah,” tutur Yanti.

Di rumah, bu Yanti mengajari Izzan kecil membaca. Bahkan nih, si Izzan meminta ibunya untuk mengajarinya bermain catur. Catur pun menjadi permainan bersama ibu dan anak ini.

Menginjak usia 6 tahun, Izzan bertambah cerdas. Bocah pengagum Newton ini pun kerap kali mempraktikkan hukum gravitasi dalam kegiatan sehari-hari. Izzan sebenarnya anak yang aktif, namun, ketika belajar matematika atau fisika, dia ini menjadi amat tenang lho.

“Matematika kelas 1 SD sampai kelas 1 SMA ditempuh dalam waktu satu tahun karena dia cuma belajar matematika saja. Tulisannya juga acak-acakan karenaa jarang nulis. Umur 7 tahun Izzan mulai belajar fisika,” tuturnya.

Pernah pula si Izzan ini menanyakan tentang bagaimana menurunkan diferensial benda ke dimensi N. Juga matematika sudut bola. Akhirnya sang ibu kewalahan dong. Materi – materi ini umumnya baru dipelajari pada tingkat 3 perkuliahan di ITB lho.

Berkonsultasi Ke Dosen ITB

Namanya seorang ibu ya. Tentu menginginkan yang terbaik untuk sang anak.

Bu Yanti pun akhirnya bolak balik berkonsultasi dengan dosen-dosen matematika ITB seperti Agus Jodi dan Oki Neswan. Kedua dosen tersebut juga tidak mampu memberikan banyak solusi.

Namun, pak Oki Neswan pun menyarankan agar Izzan mengikuti SBMPTN agar bakatnya bisa diasah di ITB.

Menerima saran itu, dengan penuh kesabaran, bu Yanti pun membimbing Izzan selama beberapa tahun agar bisa ikut ujian persamaan untuk mengambil ijazah paket A hingga C.

Setelah berhasil mengambil ijazah paket C pada tahun 2015, Izzan sebenarnya sempat mengikuti SBMPTN pada tahun 2016. Sayang, Izzan gagal dan baru sukses pada tahun 2017 diterima pada FMIPA ITB.

Meski Izzan lulus dengan nilai cukup baik, Izzan  mengaku terseok-seok mengisi soal-soal bahasa Indonesia. Hehe. Sama dengan kamu ya ?

 

Izzan Tidak  Sempurna

Tentu sedikit banyak kamu iri dengan pencapaian si Izzan kan ? Izzan, yang mungkin belum kamu sadari hingga di paragraf ini, tampak seperti anak yang sempurna.

Namun, kamu tidak boleh lupa kalau dia ini bekerja keras. Dia belajar dan belajar. Selain itu, kamu juga harus tahu satu fakta ini.

Izzan didiagnosa mengalami Autism Spectrum Disorder (ASD) atau gangguan perkembangan saraf yang mempengaruhi kemampuan IQ.

Izzan sempat melakukan terapi dalam kurun waktu tertentu, namun ia merasa tertekan hingga akhirnya orangtua menghentikan terapi tersebut. Tidak hanya berhenti melakukan terapi, Izzan juga berhenti dari sekolah dan belajar di rumah, utamanya dengan sang Ibu.

Izzan ITB termuda
Izzan dan orangtua

Untuk menyalurkan keaktifannya, keluarga membebaskan Izza mengikuti berbagai kegiatan. Mulai dari mengikuti organisasi pramuka, olahraga kungfu, dan taekwondo. Dan tentu saja mempelajari Sains.

Dari kisah ini, sebenarnya kamu tidak hanya dapat belajar tentang kerja keras dari seorang Izzan. Namun, juga tentang orangtuanya.

Adalah orangtua, tentu saja, yang akan berperan paling penting menyiapkan seorang anak untuk menjadi yang terbaik. Menghadapi dunia dengan kualitas diri.

Atas segala keterbatasan, kedua orangtua Izzan membimbingnya hingga masuk ITB. Mengasuhnya. Menemaninya. Mengajarinya. Orangtua

Dan kamu, semoga kamu pun selalu bisa menyenangkan hati kedua orangtua mu ya ?

Mendaftar Super Camp SBMPTN sejak awal biayanya akan lebih terjangkau lho !

Lihat info lengkapnya disini